TNI: Kontak Terakhir KRI Nanggala-402 Saat Hendak Tembakan Torpedo

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 10:33
TNI: Kontak Terakhir KRI Nanggala-402 Saat Hendak Tembakan Torpedo

JawaPos.com – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Achmad Riad menyebut, komunikasi terakhir dengan KRI Nanggala-402 terjadi saat hendak penembakan torpedo. Saat itu, kapal berada kurang lebih 60 mil di Utara perairan Bali.

Riad mengatakan, KRI Nanggala-402 mulai menyelam pukul 03.46 WIB. 14 menit berselang KRI Nanggala-402 sudah meminta untuk peluncuran torpedo dalam rangka latihan penembakan.

“Jadi peluncuran torpedo nomor 8 yang merupakan komunikasi terakhir dengan KRI nanggala pada pukul 04.25, saat komandan gugus tugas latihan akan memberikan otoritasi penembakan torpedo,” kata Riad di Lapangan Udara (Lanud) Ngurah Rai, Bali, Kamis (22/4).

Sebelum otorisasi penembakan diberikan, komunikasi dengan KRI Nanggala-402 terputus. Saat ini upaya pencarian masih berlangsung di lokasi penemuan tumpahan minyak.

“Dan pihak TNI AL sudah mengerahkan berbagai KRI untuk membantu pencarian dan untuk memastikan keadaan yang sebenarnya dari KRI Nanggala,” jelas Riad.

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali pada Rabu (21/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.TNI AL memastikan jika KRI Nanggala-402 dalam keadaan layak menyelam. Kapal membawa 53 orang. Terdiri dari 49 ABK, 1 Komandan Satuan, dan 3 personel Arsenal.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) besok. Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perushaan Jerman pada 1979. Dan dibeli oleh Indonesia pada 1981.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli