Sebelum Hilang Kontal, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Menyelam Penembakan Torpedo

Nasional | ayosemarang | Published at Kamis, 22 April 2021 - 06:56
Sebelum Hilang Kontal, Kapal Selam Nanggala-402 Izin Menyelam Penembakan Torpedo

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Kementerian Pertahanan RI mengungkap kronologi Kapal Selam Nanggala-402 sebelum dinyatakan hilang kontak di perairan Bali, Rabu 21 April 2021 dini hari.

Kapal Selam Nanggala-402 mulanya digunakan untuk keperluan latihan.

AYO BACA : KRI Nanggala-402 Hilang di Perairan Bali, Panglima TNI Kerahkan Armada Bawah Laut untuk Pencarian

Menurut informasi Biro Humas Kemhan RI, KRI Nanggala-402 meminta izin untuk penyelaman di hari yang sama pada pukul 03.00 WIB.

"KRI Nanggala yang akan melaksanakan penembakan Torpedo SUT meminta izin menyelam pada pukul 03.00 WIB," demikian keterangan Biro Humas Kemhan RI kepada wartawan, Rabu 21 April 2021.

AYO BACA : Sudah Cair, Ini Rincian Bansos PKH Tahap II

Namun setelah diberikan izin menyelam sesuai prosedur, kapal justru hilang kontak dan tidak bisa dihubungi. Pencarian pun langsung dilakukan oleh kapal lainnya yang terlibat dalam satuan tugas latihan tersebut. Saat melakukan pencarian, helikopter menemukan tumpahan minyak di sekitar posisi awal menyelam pada pukul 07.00 WIB. Namun hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan dengan mengirimkan KRI Rigel dari Dishidros Jakarta dan KRI Rengat dari Satuan Ranjau untuk membantu pencarian dengan menggunakan side scan sonar.

"TNI AL juga telah mengirimkan distres ISMERLO (International Submarine Escape and Rescue Liaison officer)," tulisnya.

Kemhan juga menyebut sejumlah negara siap memberikan bantuan seperti AL Singapura, AL Australia, dan AL India. Dalam kapal tersebut tercatat ada 53 awak yang terdiri dari 49 ABK, 1 komandan kapal, dan 3 orang Arsenal.

AYO BACA : Pesawat Tempur Amerika Serikat Terbang di Natuna, Ada Apa?

Artikel Asli