Sindiran Keras Xi Jinping, Minta AS Jangan Ikut Campur Urusan Tiongkok

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 06:06
Sindiran Keras Xi Jinping, Minta AS Jangan Ikut Campur Urusan Tiongkok

JawaPos.com – Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan integrasi ekonomi global pada semua negara. Dia juga menyindir Amerika Serikat agar tidak ikut campur urusan dalam negeri Tiongkok atau urusan internasional.

“Urusan internasional harus dilakukan melalui negosiasi dan diskusi, dan nasib masa depan dunia harus diputuskan oleh semua negara,” kata Xi Jinping di Boao Forum on Asia, tanpa menyebut AS secara spesifik.

“Satu atau beberapa negara tidak boleh memaksakan aturan mereka kepada negara lain, dan dunia tidak boleh dipimpin oleh unilateralisme beberapa negara,” kata Xi dalam pidatonya.

Dalam kritik terselubung terhadap upaya AS untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan Tiongkok dan menahan ekspor barang seperti chip komputer canggih, Xi menyindir AS bahwa segala upaya untuk membangun penghalang hanya akan merugikan. “Apa yang kita butuhkan di dunia saat ini adalah keadilan, bukan hegemoni,” kata Xi.

Xi menegaskan bahwa Tiongkok tidak akan pernah terlibat dalam perlombaan senjata. “Memerintahkan orang lain atau ikut campur dalam urusan internal orang lain tidak akan mendapatkan dukungan apa pun,” tukasnya.

Setelah membatalkan forum tahun lalu karena wabah Covid-19, Tiongkok mengisyaratkan terbuka untuk bisnis dengan dimulainya kembali konferensi, yang disebut sebagai World Economic Forum versi Asia di Davos. Tiongkok melakukan upaya bersama untuk meningkatkan hubungan dengan bisnis AS pada khususnya. Sejumlah eksekutif Amerika berpartisipasi dalam forum tersebut, termasuk Tim Cook dari Apple Inc, Elon Musk dari Tesla Inc, Stephen Schwarzman dari Blackstone Group Inc, dan Ray Dalio dari Bridgewater Associates.

Fokus utamanya adalah pada tujuan iklim baru dari Beijing, menyusul janji dari AS dan Tiongkok untuk bekerja sama mengatasi perubahan iklim setelah kunjungan utusan iklim global AS John Kerry ke Shanghai pekan lalu.

Artikel Asli