Menunggak Tagihan Listrik, Ratusan Ribu Pelanggan PLN Wilayah UP3 Ogan Ilir Bakal Dilakukan Pemutusan!

Nasional | sumselupdate.com | Published at Kamis, 22 April 2021 - 05:26
Menunggak Tagihan Listrik, Ratusan Ribu Pelanggan PLN Wilayah UP3 Ogan Ilir Bakal Dilakukan Pemutusan!

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Meski masa pandemi Covid-19, PLN UP3 Ogan Ilir tetap akan melakukan pemutusan serentak kepada pelanggan PLN yang menunggak di wilayah kerja UP3 Ogan Ilir yang meliputi Kabupaten Ogan Ilir, OKI, OKU Timur, Muaraenim, dan Kota Prabumulih.

Pemutusan serentak dilaksanakan kepada seluruh pelanggan listrik yang menunggak di atas tanggal 21 setiap bulannya dikarenakan batas akhir pembayaran rekening listrik yaitu ditanggal 20 setiap bulannya.

Manager PLN UP3 Ogan Ilir, Lindawati Marpaung mengatakan sebanyak 110.461 pelanggan dengan total nilai tunggakan sebesar Rp17,8 miliar.

Di mana di antaranya terdapat  55.658 pelanggan subsidi daya R1/450 VA dan R1/900 VA menunggak dengan nilai tunggakan sebesar Rp2,4 miliar.

“Iya, benar. PLN akan melakukan pemutusan bagi pelanggan yang menunggak. Untuk itu mohon jadi perhatian para pelanggan untuk segera melunasi tagihan listrik,” katanya saat dihubungi, Rabu (21/4/2021).

Pelaksanaan pemutusan oleh PLN akan dilakukan serentak di 4 unit pelaksana di UP3 Ogan Ilir (ULP Inderalaya, ULP Kayu Agung, ULP Prabumulih, dan ULP Tugumulyo) dengan melibatkan tim penurunan tunggakan disetiap unitnya.

Terpisah, Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan, Yuliyanti menjelaskan, saat ini masyarakat golongan rumah tangga subsidi, industri kecil, dan bisnis daya 450 va tetap mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Namun bedanya periode April 2020-Maret 2021 mendapat subsidi 100%, (gratis). Sedangkan untuk saat ini periode April 2021-Juni 2021 hanya mendapat subsidi 50% dan rumah tangga subsidi daya 900Va yg semula (April 2020 s.d Maret 2021) mendapat subsidi 50% saat ini (April 2021 s.d Juni 2021) hanya mendapat 25% saja.

Begitu pun dengan meter prabayar, masyarakat tetap mendapat keringanan pembelian token listrik yang sama dengan subsidi pasca-bayar melalui prgoram token stimulus prabayar Covid-19.

Namun pemutusan akibat pelanggan menunggak akan terus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menepis bahwa PLN melakukan pembiaran terhadap pelanggan nunggak.

“Kami konsisten ya untuk melakukan pemutusan bagi penunggak dan membayar adalah kewajiban pelanggan supaya listrik PLN terus bisa dinikmati pelanggan bersama-sama,” ujarnya. (**)

Artikel Asli