Rambah Bisnis Kuliner dan Fashion, Ingrid Kansil Berdayakan Perempuan

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 05:23
Rambah Bisnis Kuliner dan Fashion, Ingrid Kansil Berdayakan Perempuan

JawaPos.com – Siapa tak kenal Ingrid Kansil? Wajahnya sering muncul di layar televisi Indonesia. Ia juga aktif sebagai ketua umum di Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi), dan diamanahkan posisi wakil sekretaris jenderal di struktur kepengurusan salah satu partai politik di Indonesia.

Urusan bisnis, Ingrid juga merambah bisnis perhotelan, tepatnya di Cianjur. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Direktur Utama di PT Grida Esha Abadi.

Baru-baru ini, Ingrid mengepakkan sayap bisnisnya dengan merilis brand fashion muslim bernama IK by Ingrid Kansil dan kuliner yang diberi nama IK’s Food by Ingrid Kansil. Produk olahan istri Syarief Hasan ini seperti dendeng dan abon sapi.

“Saat ini, penjualan masih dilakukan secara online. Untuk produk fashionnya bisa melalui Instagram @ikby_ingridkansil. Sementara yang kuliner di akun @iksfood_ingridkansil. Atau bisa juga melalui website ikbyingridkansil.com,” tuturnya baru-baru ini.

Siapa sangka, ada kisah menarik di balik kerja kerasnya sebagai pengusaha. Ternyata, wanita kelahiran Cianjur 46 tahun silam ini memiliki Yayasan Sembilan November.

Ingrid mengatakan, yayasan ini bergerak di bidang pendidikan formal dan agama, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu. Sejak 2009, mantan anggota DPR ini mendirikan TK Bintang Biru dan Pesantren Fatimah di daerah Nagrak, Cianjur.

Kedua fasilitas ini dapat digunakan oleh siapapun, tanpa dipungut biaya. “Untuk menjalankan yayasan ini, biayanya dari hasil keuntungan penjualan dan bisnis yang saya jalanin,” akunya.

Selain berkarir politik dan sebagai pekerja seni, Ingrid Kansil juga menggeluti berbagai bisnis seperti kuliner dan fashion. (dok. pribadi)

Hebatnya lagi, dalam menjalankan bisnisnya, Ingrid memberdayakan masyarakat setempat, khususnya perempuan. Tak lupa, kekayaan lokal juga tersemat dalam setiap produk fashionnya. Contohnya batik cianjur yang didesain simpel, namun berkelas.

Produk kulinernya, juga tak lepas dari tangan dingin warga lokal. Meski kental dengan nuansa daerah, Ingrid yakin produknya, bersama produk UMKM lain mampu menghiasi pasar internasional. Dengan begitu, kuliner Indonesia akan terkenal dan disukai dunia.

Menurut dia, kegiatan seperti ini akan menumbuhkan perekonomian daerah. Karena dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya di Kota Santri.

“Cianjur kan kampung halaman saya. Jadi saya akan terus mengabdi, berkontribusi membangun Cianjur agar lebih baik,” pungkasnya.

Artikel Asli