Sebulan Diluncurkan, Aplikasi WargaKu Tampung 2 Ribu Aduan

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 03:51
Sebulan Diluncurkan, Aplikasi WargaKu Tampung 2 Ribu Aduan

JawaPos.com –Sebulan setelah dirilis, aplikasi WargaKu sudah mengumpulkan ribuan pengaduan dari masyarakat. Aplikasi WargaKu merupakan platform yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya untuk menghubungkan organisasi perangkat daerah (OPD) dengan warga. Per Rabu (21/4), sudah terdapat 2.121 pengaduan yang masuk.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, pengaduan tidak selalu diartikan sebagai komplain. Pengaduan itu bisa sebagai upaya masyarakat untuk menyampaikan kondisi lapangan.

”Atau bisa juga untuk bertanya dan menginformasikan. Misal lansia yang tidak punya keluarga, itu bisa diinformasikan supaya Dinas Sosial bisa bergerak,” ujar Febriadhitya Prajatara.

Dari total 2.121 pengaduan yang masuk, ada 1.972 aduan yang sudah selesai dan sudah ditindaklanjuti. Sementara itu, 149 aduan masih dalam proses tindak lanjut.

”Untuk aduan yang sudah diselesaikan atau ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari 24 jam, berjumlah 1.793. Sementara itu yang lebih dari 24 jam sebanyak 310 aduan. Yang lebih dari 24 jam biasanya aduan perbaikan jalan yang membutuhkan waktu lebih dari 1 hari,” terang Febriadhitya Prajatara.

Sementara itu, 10 topik aduan yang paling sering didapatkan adalah terkait bantuan sosial, lowongan pekerjaan, jalan rusak, masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta KTP elektronik.

”Lima sisanya adalah soal penerangan jalan umum (PJU) yang mati, BPJS, bantuan UMKM, serta rusunawa,” urai Febriadhitya Prajatara.

Dia juga mencatat, terdapat 10 dinas dengan aduan teratas. Dinas-dinas tersebut adalah adalah Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Pematusan, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), serta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).

”Selain itu, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Perhubungan (Dishub),” ujar Febriadhitya Prajatara.

Sebelumnya pada 31 Maret, Pemerintah Kota Surabaya merilis aplikasi bertajuk WargaKu. Aplikasi itu memiliki fitur supaya warga bisa langsung berhubungan via chat dengan OPD terkait.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Surabaya M. Fikser berharap agar aplikasi itu mampu menjadi pendengar kebutuhan warga. Sebab, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga langsung meninjau semua laporan di aplikasi tersebut.

”Dari sini, keluhan atau laporan langsung dicek wali kota. Pak Eri bisa terus memantau, mengawasi, dan mengoordinasikan. Akan dibuat sistem peringkat OPD mana yang paling sering dan paling lambat memberikan respons. Kemudian bisa memberikan teguran bila tidak menanggapi respons warga,” tutur Fikser.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli