Kakek 104 Tahun Jadi Contoh Vaksinasi Lansia di Kota Bogor

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 03:30
Kakek 104 Tahun Jadi Contoh Vaksinasi Lansia di Kota Bogor

JawaPos.com–Dinas Kesehatan Kota Bogor menjadikan kakek berusia 104 tahun yang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 dosis kedua sebagai contoh bagi orang lanjut usia (lansia) warga Kota Bogor. Dinkes berharap warga lansia tidak takut menjalani vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, lansia di Kota Bogor memiliki karakter beragam. Lansia di perkotaan antusias untuk menjalani vaksinasi, sebaliknya lansia di pinggiran kota tidak antusias.

”Lansia yang tinggal di pinggiran kota, ada yang menolak untuk divaksinasi dengan alasan takut. Ada yang tidak mendapat izin dari keluarganya, serta ada yang beralasan sulit menjangkau lokasi vaksinasi,” tutur Sri Nowo Retno seperti dilansir dari Antara .

Karena itu, Dinas Kesehatan melakukan upaya jemput bola untuk memudahkan lansia menjalani vaksinasi, yakni dengan menyediakan tempat vaksinasi di rumah sakit dan puskesmas. ”Kami menargetkan sekitar 100 lansia per hari yang menjalani vaksinasi di setiap rumah sakit dan puskesmas, tapi realisasinya hanya sekitar 20 hingga 30 orang lansia per hari,” kata Sri Nowo Retno.

Dinas Kesehatan pernah melaksanakan vaksinasi bagi lansia di kantor Kecamatan Bogor Utara, di kantor kelurahan, di gedung sekolah dan bahkan di kediaman seorang bidan. Sri Nowo Retno berharap agar lansia dan keluarganya yang tinggal di pinggiran Kota Bogor lebih aktif mendatangi rumah sakit, puskesmas, atau tempat pelaksanaan vaksinasi yang telah ditetapkan.

Kakek berusia 104 tahun bernama Wirjawan Hardjamulia datang ke Rumah Sakit Vania, Kota Bogor, diantar putrinya untuk menjalani penyuntikan vaksin dosis kedua pada Selasa (20/4). Kakek Wirjawan ketika tiba di Rumah Sakit Vania menggunakan kursi roda yang didorong putrinya. Kondisi fisiknya tampak sehat. Ketika menjalani skrining sebelum divaksinasi, tim dokter juga menyatakan sehat.

Wali Kota Bogor Bima Arya yang turut menyaksikan saat kakek Wirjawan menjalani vaksinasi dosis kedua, memberikan apresiasi karena bersikap disiplin dalam menjalani vaksinasi dosis pertama dan kedua. Bima mengaku menemukan lansia di Kota Bogor yang enggan mengikuti program vaksinasi.

”Alasan macam-macam. Seperti takut, tidak mendapat izin, atau rumahnya jauh dari tempat vaksinasi,” terang Bima Arya.

Berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), lansia yang menjadi sasaran penerima vaksin Covid-19 di Kota Bogor ada 95.371 orang. Dari jumlah tersebut, yang telah menjalani vaksinasi dosis pertama 28.817 orang (30,22 persen), serta yang telah menjalani vaksinasi dosis kedua 9.363 orang (9,82 persen).

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli