Kejari Jember Limpahkan Berkas Korupsi Pasar Manggisan ke PN Tipikor

Nasional | jawapos | Published at Kamis, 22 April 2021 - 03:07
Kejari Jember Limpahkan Berkas Korupsi Pasar Manggisan ke PN Tipikor

JawaPos.com –Kejaksaan Negeri Jember segera melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Manggisan tahun anggaran 2018, ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Surabaya. Penyerahan tahap kedua dari penyidik ke penuntut umum itu setelah berkas dinyatakan lengkap atau P-21.

Kepala Kejari Jember Zullikar seperti dilansir dari Antara di kantor Kejari Jember menyatakan, dalam perkara tersebut, pihaknya sudah menetapkan dua tersangka AS dan MHS. Sehingga dalam penyerahan tahap kedua berikut tersangka dan barang bukti.

”Setelah dinyatakan lengkap, kami dalam waktu dekat akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor pada PN Surabaya. Untuk persidangan tersangka AS dan MHS, akan kami sampaikan lebih lanjut,” tutur Zulfikar.

Dia menjelaskan, perkara dugaan korupsi revitalisasi Pasar Manggisan telah mengakibatkan kerugian keuangan negara lebih dari Rp 1,3 miliar berdasar hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Peran dari dua tersangka AS dan MHS merupakan pihak pelaksana pengerjaan proyek dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 7 miliar melalui anggaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember.

”Tersangka MHS mengerjakan proyek revitalisasi Pasar Manggisan dengan menggunakan perusahaan milik AS, yaitu PT Dita Putriwaranawa,” kata Zulfikar.

Menurut dia, MHS tidak tercatat dan tidak termasuk dalam kepengurusan perusahaan tersebut. Hal itu yang menjadi modus kedua tersangka dalam kegiatan pembangunan Pasar Manggisan. AS mendapatkan keuntungan dari pengerjaan proyek itu.

Saat ditanya tentang kemungkinan pembubaran perusahaan pelaksana proyek, Kajari menegaskan, tidak menutup kemungkinan hal itu akan dilakukan.

”Kami selesaikan dahulu permasalahan pokoknya itu, kemudian tidak menutup kemungkinan akan mengarah pembubaran perusahaan, apalagi ada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) punya kewenangan untuk membubarkan perusahaan yang telah melakukan tindak kejahatan,” terang Zulfikar.

Sebelumnya, Kejari Jember menetapkan beberapa tersangka dalam kasus korupsi Pasar Manggisan, yakni mantan Kepala Disperindag Jember Anas Ma’ruf. Selain itu, Fariz, Sugeng Widodo, dan Edy Sandi yang sudah mendapat putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Majelis hakim sudah memutus terdakwa kasus korupsi Pasar Manggisan, yakni Direktur PT MSE Irawan Sugeng Widodo divonis bebas karena dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dinilai tidak terbukti. Tiga terdakwa lain divonis bersalah, yakni mantan Kepala Disperindag Jember Anas Ma’ruf divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 2 bulan penjara.

Berikutnya, pelaksana kegiatan pembangunan pasar Edy Sandi divonis 6 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan, serta wajib membayar uang pengganti senilai Rp 1,1 miliar. Apabila tidak dibayarkan, diganti pidana penjara 3 tahun. Selain mereka, tim konsultan perencana Pasar Manggisan Fariz Nur Hidayat diputus 5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan dan diminta membayar uang pengganti Rp 90 juta atau penjara 1 tahun.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli