Loading...
Loading…
Sapuhi Terus Pantau Perkembangan Umroh dan Haji

Sapuhi Terus Pantau Perkembangan Umroh dan Haji

Nasional | republika | Kamis, 15 April 2021 - 07:06

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Ihsan Fauzi Rahman menyampaikan perkembangan terkini umroh di Arab Saudi.Untuk jamaah umroh Indonesia hingga saat ini belum ada perkembangan kebijakan apa pun.

"Kita masih masuk dalam kategori 20 negara yangditangguhkan oleh Pemerintah Saudi," kata Ihsan Fauzi Rahman kepada Republika.co.id , Kamis (15/4).

Namun demikian, kita juga harus tetaptahuterhadap perkembangan kebijakan umrah saat ini. Sehingga ketika kegiatan umroh dan haji dibuka kita semua siap.

Ihsan mengatakan, Saudi sangat concern pada digitalisasi proses umrohsebagai pengetatan dan pengendalian umrohdi masa pandemi. Sebagai bentuk pencegahan pelanggaran, pemerintah menerapkan denda yang cukup serius untuk setiap pelanggaran.

Misalnya pelanggaran bagi yang mengunjungi masjid tanpa tasrih didenda 1.000 riyal. Bagi yang melaksanakan umrohtanpa tasrih didenda 10ribu riyal.

Menilik perkembangan umrohmelalui aplikasi Tawakkalna dan Eatmarna, ada beberapa perkembangan yang Sapuhi rangkum sebagai berikut.

1. Tipe-tipe perizinan untuk umroh, sholat di dua Masjid, dan kunjungan Raudhah di App Eatmarna

https://twitter.com/TawakkalnaApp/status/1381327862565896193

2. Untuk Mengunjungi Masjid Nabawi, wajib booking melalui aplikasi

https://twitter.com/TawakkalnaApp/status/1381356142127951875

3. Untuk Mengunjungi Masjidil Haram dan Raudhah, wajib booking melalui aplikasi

https://twitter.com/TawakkalnaApp/status/1381349307639554051

4. Untuk Izin umroh, jamaah wajib booking melalui aplikasi

https://twitter.com/TawakkalnaApp/status/1381333819068932097

5. Untuk Transportasi, saat ini bisa pesan melalui aplikasi

https://twitter.com/HajMinistry/status/1382101811763556355

6. Mu\'tamir (jamaah umroh) kemungkinan akan diberi akses untuk aplikasi Eatmarna

Anda bisa mengunduh aplikasi Eatmarna. Di dalamnya ada fitur menu khusus eksternal Muktamer (khusus jamaah umroh) dengan register menggunakan identitas paspor, nomor HP dan identitas lainnya. Hal ini belum pernah diterapkan untuk Indonesia, dan kemungkinan akan diterapkan jika semua pengunjung satu pintu melalui aplikasi.

Pemerintah Saudi senantiasa menyosialisasikan kebijakan terbarunya melalui Media Sosial Twitternya di akun berikut.

Ihsan menyampaikan, sekali sekalipun belum ada kebijakan terbaru untuk Indonesia, Sapuhisebagai pihak terkait perjalanan umroh tetapmemantauperkembangan terkini. Dan terpenting bersiap ketika Allah izinkan Indonesia kembali menjadi tamu-Nya.

Original Source

Topik Menarik