Begini Penerapan Prokres Ketat Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SD Lamper Kidul

Nasional | ayosemarang | Published at Senin, 05 April 2021 - 14:02
Begini Penerapan Prokres Ketat Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SD Lamper Kidul

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Uji coba Pembelajaran Tatap Muka di Jawa Tengah akhirnya digelar pada, Senin (5/4/2021). 

Salah satunya sekolah yang menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka di Kota Semarang, yakni SD Lamper Kidul Kota Semarang. 

Kepala Sekolah SDN Lamper Kidul, Suhartini menuturkan, alasan mengapa sekolahnya yang dipilih untuk melakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka. 

Menurutnya, semua sudah dinilai oleh Dinas Pendidikan Jawa Tengah, mulai dari administrasi hingga fasilitas kesehatan.

AYO BACA : Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka SD Lamper Kidul, Wali Murid Masih Khawatir

“Selain itu sekitar 80% wali murid sudah setuju,” kata Suhartini saat ditemui Ayosemarang, Senin (5/4/2021), sambil menunjukan berbagai dokumen administrasi terkait pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka.

SD Lamper Kidul juga berkomitmen pada protokol kesehatan yang dilaksanakan. Misalnya saja mulai dari murid yang ke sekolah, ada pemilihan selektif.

“Yang kami coba dari kelas 5 dan 6 saja. Soalnya kalau semua kami belum siap menangani,” ujarnya.

Murid yang datang ke sekolah harus punya akomodasi yang pasti. Bisa diantar dan dijemput saat pulang, jadi murid tidak boleh keluyuran selepas sekolah. Sementara untuk murid yang tidak terpilih tetap bisa ikut pembelajaran lewat Google Meet.

AYO BACA : Piala Menpora 2021: PSIS Fokus Latihan Penyelesaian Peluang Depan Gawang

Setibanya di sekolah, akan ada 2 jenis screening yang dilakukan, yakni untuk orang tua dan murid sendiri. Semua data-data yang sudah tercatat akan jadi laporan dan evaluasi dalam uji coba ini.

“Selain cuci tangan dan cek suhu. Kami pastikan juga anak-anak membawa alat tulis sendiri,” tambah Suhartini.

Ketat Memantau

Suhartini juga mengatakan, jam pembelajaran sekolah hanya dilakukan selama 2 jam. Kemudian dalam seminggu setiap kelas punya kesempatan 2 kali melakukan tatap muka.

Saat di kelas pun, guru-guru diharuskan untuk selalu memantau siswa-siswi. Ada sejumlah larangan seperti meminjam alat dan menggeser tempat duduk.

“Bahkan khusus uji coba ini, ada materi pembentukan karakter tentang Covid-19 dan pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

AYO BACA : Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Disambut Gembira Orang Tua Siswa di Tegal

Artikel Asli