Polisi Sebut Hasil Test Urine Pengemudi Fortuner Negatif Narkotika dan Alkohol

Nasional | okezone | Published at Senin, 05 April 2021 - 13:01
Polisi Sebut Hasil Test Urine Pengemudi Fortuner Negatif Narkotika dan Alkohol

JAKARTA - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali menemukan senjata air soft gun, saat menggeledah kediaman pengemudi mobil Toyota Fortuner B-1673-SJV berinisial MFA, yang viral aksi koboi mengacungkan senjata api, pada Jumat 2 April 2021 dini hari lalu.

"Hasil test urine narkotika dan alkohol ini MFA negatif," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (5/4/2021) siang di Mapolda Metro Jaya.

Untuk kasus yang ditangani Ditkrimum Polda Metro Jaya, sudah pihak kepolisian kembali melakukan penggeledahan dan kembali ditemukan satu senjata air gun, sehingga saat ini ada dua senjata air gun yang dimiliki MFA.

Ia menyebutkan pihak kepolisian juga tengah melakukan pengembangan kasus perihal kepemilikan senjata air gun yang dimiliki tersanjung MFA.

"Untuk amunisinya belum kita temukan," tambah Yusri Yunus.

Yusri Yunus dalam konferensi pers live streaming di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya pada Jumat (2/4/2021) menjelaskan dari kronologis hasil pemeriksaan sementara tersangka yang sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya.

Kejadian tersebut terjadi sekitar jam 1 malam (dini hari) saat tersangka MFA melintas di Jalan Kolonel Sugiono Duren Sawit Jakarta Timur.

Yusri Yunus menyebutkan saat di lampu merah traffic light pengemudi MFA yang mengemudi mobil Fortuner B-1673-SJV menyenggol sebuah sepeda motor yang dikemudikan perempuan.

"Saat di traffic light dengan posisi lampu menyala merah sempat menyenggol motor dikendarai perempuan. Kemudian dia (MFA) marah-marah dari dalam mobil dan mengacungkan senjata api," kata Yusri Yunus.

Yusri mengungkapkan pasca kejadian tersebut kemudian Polda Metro Jaya kemudian membentuk tim untuk menangani kecelakaan sekaligus Jatanras melakukan pelacakan terhadap kendaraan yang viral di media sosial dengan nomor polisi B-1673-SJV.

"Tim kemudian mendata dan mengetahui kendaraan tersebut beralamat di Senayan Jakarta Selatan, tim bergerak ke sana melakukan pengejaran. Saat sampai di kediaman, sang supir tidak ditemukan, tapi melalui orang tuanya kita ketahui posisinya," jelas Yusri Yunus.

xc2xa0

Artikel Asli