Polisi Sebut Anggota Perbakin Tak Boleh Bawa Pulang Senjata Usai Latihan

Nasional | okezone | Published at Senin, 05 April 2021 - 13:12
Polisi Sebut Anggota Perbakin Tak Boleh Bawa Pulang Senjata Usai Latihan

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan anggota Perbakin tidak diperbolehkan membawa pulang senjata usai melaksanakan latihan.

"Harus koordinasi dengan Perbakin setelah latihan itu harus disimpan di tempat club shooting, shoot-nya tidak boleh dibawa-bawa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (5/4/2021).

Pihak kepolisian juga akan semakin meningkatkan pengawasan terhadap maraknya beredar air soft gun di Tanah Air.

"Sekarang ini banyak beredar senjata-senjata air gun atau air soft gun di luar secara bebas. Ini akan kita lakukan pengejaran, dan pengawasan resmi, juga untuk Perbakin," tambah Yusri Yunus.

Sebelumnya, Yusri Yunus dalam konferensi pers live streaming di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya menjelaskan dari kronologis hasil pemeriksaan sementara tersangka MFA yang sudah diamankan di Mapolda Metro Jaya. MFA diketahui memiliki kartu Perbakin.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari saat tersangka MFA melintas di Jalan Kolonel Sugiono Duren Sawit Jakarta Timur.

Yusri Yunus menyebutkan saat di lampu merah traffic light pengemudi MFA yang mengemudi mobil Fortuner B-1673-SJV menyenggol sebuah sepeda motor yang dikemudikan perempuan.

"Saat di traffic light dengan posisi lampu menyala merah sempat menyenggol motor dikendarai perempuan. Kemudian dia (MFA) marah-marah dari dalam mobil dan mengacungkan senjata api," kata Yusri Yunus.

Yusri mengungkapkan pasca kejadian tersebut kemudian Polda Metro Jaya kemudian membentuk tim untuk menangani kecelakaan sekaligus Jatanras melakukan pelacakan terhadap kendaraan yang viral di media sosial dengan nomor polisi B-1673-SJV.

"Tim kemudian mendata dan mengetahui kendaraan tersebut beralamat di Senayan Jakarta Selatan, tim bergerak ke sana melakukan pengejaran. Saat sampai di kediaman, sang supir tidak ditemukan, tapi melalui orang tuanya kita ketahui posisinya," jelas Yusri Yunus.

Tersangka MFA kata Yusri diamankan di salah satu parkir sebuah mal.

"Kita amankan di salah satu parkiran mal. Ini perbuatan tersangka melanggar hukum. Kita lakukan pendalaman. Dia kita amankan di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta Selatan," tandas Yusri Yunus.

Artikel Asli