Ingin Jadi Prajurit TNI AL, Simak Pesan dari Gubernur Akademi Angkatan Laut Ini

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Senin, 05 April 2021 - 13:17
Ingin Jadi Prajurit TNI AL, Simak Pesan dari Gubernur Akademi Angkatan Laut Ini

SURABAYA- Ingin jadi prajurit TNI Angkatan Laut? Coba simak pesan yang disampaikan Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL), Laksda TNI Tunggul Suropati.

Mengutip keterangan tertulis Puspen TNI yang diterima Koran Jakarta, Senin (5/4), beberapa hari yang lalu, Gubernur AAL hadir di acara Pembinaan Calon Taruna, Bintara dan Tamtama putra-putri anggota AAL tahun 2021 yang digelar di Lounge Room Mess Perwira Dewaruci AAL. Di hadapan para calon prajurit ini, Laksda TNI Tunggul Suropati menegaskan, bahwa menjadi anak atau keluarga besar TNI, khususnya TNI AL, tidaklah mudah. Bahkan tidak lantas otomatis diterima menjadi prajurit TNI.

"Siapapun itu harus mengikuti aturan dan prosedur yang benar yang telah ditetapkan, untuk itu Akademi Angkatan Laut (AAL) membantu putra-putri prajurit TNI AL yang berdinas di AAL untuk menyiapkannya," katanya.

Ditegaskannya pula, bahwa tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan. Untuk itu, dia meminta kepada para calon taruna, bintara dan tamtama untuk perjuangkanlah cita-citanya masing-masing.

"Persiapkan diri kalian dengan baik, bila ingin menjadi prajurit TNI," tegasnya.

Kata Laksda Untung lagi, jika memiliki keinginan yang kuat, diimbangi dengan upaya yang keras, lalu menyiapkan diri, baik mental, akademik maupun fisik yang prima dan disertai doa dan tawakal, ia yakin, cita-cita jadi prajurit TNI akan terwujud.

"Insyaallah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan terbaik serta kemudahan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur AAL, mengatakan Pelatihan dan Pembinaan Calon Taruna, Bintara dan Tamtama Putra-Putri Anggota AAL tahun 2021 diikuti oleh 46 putra dan 9 putri.

"Pelatihan dan Pembinaan Calon Taruna, Bintara dan Tamtama Putra-Putri Anggota AAL ini merupakan pengenalan awal bagaimana proses untuk memasuki pendidikan di TNI," katanya.

Yang diterima di pelatihan ini, kata dia, bukan merupakan jaminan masuk menjadi TNI. Akan tetapi ini sebagai modal dasar untuk tahap lebih lanjut.

"Hasil dari pelatihan ini hendaknya kalian jadikan sebagai bekal dan koreksi berharga untuk menyiapkan dan memperbaiki kekurangan, sehingga ketika pelaksanaan tes yang sesungguhnya akan lebih siap lagi," imbuhnya.

Laksda Untung juga berpesan kepada putra-putri personel AAL peserta pelatihan, agar terus menjaga kesehatan. Berlatih dan belajar saling menghargai. Saling menghormati, membangun rasa tepo sliro dan kebersamaan.

Artikel Asli