Mendagri Salahkan Gubernur Enembe ke PNG Tanpa Izin

Nasional | jawapos | Published at Senin, 05 April 2021 - 12:37
Mendagri Salahkan Gubernur Enembe ke PNG Tanpa Izin

JawaPos.com–Mendagri Tito Karnavian menegaskan apa yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe bepergian ke Papua Nugini (PNG) tanpa izin tetap dinyatakan salah. Walaupun hal itu untuk keperluan berobat.

”Apa yang dilakukan Gubernur Papua adalah salah dan tidak benar walaupun alasannya berobat,” tegas Tito Karnavian seperti dilansir dari Antara di Jayapura, Senin (5/4).

Diakui Mendagri, Gubernur Enembe sempat menelepon sekembalinya dari PNG dan memberitahukan alasannya untuk berobat. Namun mendagri menyatakan apa yang dilakukan salah, karena tidak sesuai prosedur.

  • Baca juga : Masuk Tanpa Dokumen, PNG Deportasi Gubernur Papua

”Kemendagri tidak pernah melarang kepala daerahnya untuk berobat termasuk berobat ke luar negeri. Namun, harus sesuai prosedur yakni meminta izin ke Kemendagri,” ucap Tito.

Menurut Tito, bila mendesak Gubernur Enembe seharusnya menelepon untuk memberitahukannya yang kemudian disusul dengan surat resmi.

”Nanti saya akan menanyakan penyebab Gubernur Enembe pergi secara ilegal dalam pertemuan nanti karena itu sangat memalukan,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Gubernur Papua Lukas Enembe, Rabu (31/3) masuk ke PNG melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek ke Wutung, kampung yang berbatasan dengan Skouw, Jayapura. Pemerintah PNG mendeportasi Gubernur Enembe dengan dua pengikutnya sehingga Konsulat RI di Vanimo mengeluarkan surat pengganti laksana paspor (SPLP) dan dipulangkan melalui PLBN Skouw, Jumat (3/4).

Gubernur Papua Lukas Enembe sebelumnya mengakui masuk ke Papua Nugini melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek untuk tujuan berobat dan melakukan terapi.

”Saya mengetahui apa yang dilakukan salah karena melintas dan masuk wilayah PNG melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek,” kata Enembe.

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Asli