Kiprah 6 Polantas Gadungan di Makassar, Rampas Motor hingga Peras Pengunjung Hotel

Nasional | bukamatanews | Published at Senin, 05 April 2021 - 11:16
Kiprah 6 Polantas Gadungan di Makassar, Rampas Motor hingga Peras Pengunjung Hotel

MAKASSAR, BUKAMATA - RS terpekur. Pria itu tak bisa mengelak saat tim Jatanras Polrestabes Makassar membekuknya. Pria itu bersama 5 kawanannya, telah melakukan pemerasan dengan berpura-pura sebagai polisi lalu lintas.

Dari RS, tim Jatanras yang dipimpin Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah, berhasil menggulung lima kawanan lainnya.

Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah mengatakan, RS dibekuk di Jl Veteran Makassar. Itu hasil laporan salah seorang korban. Dia mengaku diperas pelaku. Sepeda motornya ditahan. Lalu, dia dimintai Rp800 ribu. Polisi lantas bergerak. Benar, ternyata pelaku polantas gadungan.

"Kami amankan berdasarkan hasil laporan polisi dari Polrestabes Makassar tentang adanya warga yang diperas, kemudian diambil motor dan dimintai uang tebusan sebesar Rp800 ribu. Dari laporan tersebut, anggota melakukan penyelidikan dan mengamankan lelaki RS kemudian, dikembangkan lagi kemudian berhasil mengamankan lima teman lainnya," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Nasrullah, Senin (5/4/2021).

Berdasarkan interogasi, kiprah jahat para polantas gadungan ini terungkap. Tak cuma menahan motor, lalu memeras pelanggar lalu lintas sebanyak dua kali, mereka juga kerap menggerebek sebuah hotel dan memeras pengunjungnya.

"Kejahatan yang dilakukan melakukan perampasan motor dan meminta uang tebusan sudah melakukan dua kali yang sementara diakui, setelah didalami dan dilakukan interogasi terhadap, pelaku kami dapati juga tiga rekaman video di HP-nya adanya aksi penggerebekan di sejumlah hotel dengan modus mengaku sebagai anggota polisi kemudian memeras juga pengunjung hotel," tambah Ipda Nasrullah.

Turut disita sejumlah barang bukti. Dua unit airsoft gun yang digunakan para pelaku untuk menodong korban hingga motor yang ditahannya juga turut disita.

"Barang bukti yang disita dua soft gun, dua badik, satu kontak listrik, HP dan satu motor korban," pungkas Nasrullah.

Penulis: Maulana

Artikel Asli