Banjir Bandang Flores Timur, Ratusan Warga Mengungsi

Nasional | ayosemarang | Published at Senin, 05 April 2021 - 11:08
Banjir Bandang Flores Timur, Ratusan Warga Mengungsi

FLORES, AYOSEMARANG.COM -- Perkembangan terkini bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Flores Timur pada Senin (5 April 2021), pukul 05.00 WIB, data sementara mencatat 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike. 

Warga hilang masih tercatat sejumlah 24 orang dan meninggal dunia 44. Sedangkan warga luka-luka, mereka telah mendapatkan perawatan medis.

Sebanyak sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan terdampak peristiwa ini. Kedelapan desa tersebut yaitu Desa Nelemadike dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat).

Sedangkan kerugian materil masih tercatat rumah hanyut 17 unit, terendam lumpur 60, dan jembatan putus 5. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat masih terus melakukan pendataan dan verifikasi dampak korban maupun kerusakan infrastruktur. 

Beberapa kendala dihadapi dalam mendukung upaya penanganan darurat. BPBD Kabupaten Flores Timur menginformasikan akses utama melalui penyeberangan laut, sedangkan kondisi hujan, angin dan gelombang membahayakan pelayaran kapal. 

Di sisi lain, evakuasi korban yang tertimbun lumpur masih terkendala alat berat.

Menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), dalam pernyataan resmi di situs BNPB, bencana ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi pada dini hari Minggu 4 April 2021, pukul 01.00 waktu setempat atau WITA. 

Ada dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya potensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada sepekan ini, 3—9 April 2021. 

Artikel Asli