Sebelum PTM, Siswa SMAN 1 Kendal Jalani Rapid Test

Nasional | ayosemarang | Published at Senin, 05 April 2021 - 10:52
Sebelum PTM, Siswa SMAN 1 Kendal Jalani Rapid Test

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dilaksanakan di lima sekolah tingkat menengah pertama (SMP) dan sekolah tingkat menengah atas (SMA) di Kendal Senin (5/4/2021). Siswa sebelum masuk ke dalam kelas dikumpulkan untuk menjalani rapid test, dan jika ada yang reaktif hasil rapid-nya akan langsung menjalani tes swab antigen di rumah sakit.

Seperti di SMA Negeri 1 Kendal, meski tidak semua siswa yang melaksanakan pembelajaran tatap muka, namun protokol kesehatan sudah dilakukan saat siswa datang ke sekolah.

Guru dan pengajar memberikan arahan kepada siswa yang datang untuk mencuci tangan terlebih dahulu.

Setelah itu suhu badan siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka diperiksa, sebelum masuk ke dalam sekolah. Ada pemeriksaan tambahan di SMA Negeri 1 Kendal, dengan difasilitasi Dinas Kesehatan Kendal, siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka wajib menjalani rapid test.

AYO BACA : STIT Muhammadiyah Kendal Gandeng HIPMI, Bekali Mahasiswa Ilmu Digital Marketing

Rapid test dilakukan untuk mencegah penularan dan penyebaran Covid-19, mengingat angka positif di kendal masih tinggi. Siswa yang diperkenankan belajar tatap muka adalah siswa kelas X dan tidak semuanya masuk.

Setiap kelas hanya dibatasi 9 siswa saja dan mereka yang dipilih adalah yang diantar orangtua atau menggunakan kendaraan sendiri.

Kepala SMAN 1 Kendal, Yuniasih mengatakan siswa belajar tatap muka pada uji coba selama dua pekan ini sebanyak 108 siswa.

“Harapannya pembelajaran tatap muka berjalan dengan baik dengan fasilitas yang lengkap mulai sarana dan prasarana yang sudah kita siapkan,” katanya.

AYO BACA : Makin Nekat, Aksi Lempar Kaca dengan Batu Dilakukan Siang Bolong

Untuk hari pertama ada bantuan dari Dinkes Kendal berupa rapid test, untuk mengetahui kesehatan siswa. “Jika nanti diketahui reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan antigen dan tindakan lainnya oleh Dinas Kesehatan,” imbuh Yuniasih.

Antisipasi Dini

Sementara itu Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Tengah wilayah XII, Ernest Ceti Septianti mengatakan rapid tes di SMAN 1  Kendal merupakan langkah antisipasi lebih dini kepada siswa, sebelum  melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Ini langkah antisipasi agar nantinya siswa yang belajar tatap muka adalah yang sehat. Nantinya juga mereka yang hasil rapidnya reaktif akan ditindak lanjuti sehingga pembelajaran tatap muka tidak menjadi klaster baru,” katanya.

Dari hasil rapid tes yang dilaksanakan dinas kesehatan kepada siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka, ada lebih dari 7 siswa yang hasilnya reaktif.

Nantinya Dinkes meminta kepada pihak sekolah untuk mengantarkan siswa tersebut ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan antigen.

AYO BACA : Warga Binaan Lapas Kendal Dibekali Keterampilan Mbengkel

Artikel Asli