Emine Erdogan Kagumi Kerajinan Ketak Lombok

Nasional | lombokpost | Published at Senin, 05 April 2021 - 10:17
Emine Erdogan Kagumi Kerajinan Ketak Lombok

ANKARA-Ibu Negara Turki Emine Erdogan, benar-benar kepincut dengan kerajinan ketak asal Lombok. First lady Turki tersebut begitu antusias saat menerima tanda mata berupa tas etnik dari bahan ketak.

Tanda mata tersebut disampaikan Sinta Agathia, istri Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhamad Iqbal di kediaman presiden di lingkungan Istana Kepresidenan Turki di Ankara, Senin (29/3/2021) lalu.

“Beliau menunjukkan minat dan pengetahuan luas mengenai produk-produk etnik, apalagi mengetahui mayoritas perajinnya adalah wanita,” kata Sinta Agathia kepada Lombok Post melalui wawancara jarak jauh, Minggu (4/4/2021).

Sinta mengatakan, Ibu Negara Emine dalam pertemuan tersebut, mengajak dirinya berdiskusi mendalam tentang produk yang dibawa sebagai tanda mata. Khususnya batik dan tas berbahan ketak dari Lombok.

“Dari tanggapan beliau, jelas bahwa beliau tidak hanya melihat tas ketak sebagai produk kerajinan, tetapi sebagai karya seni,” ujar Sinta Agathia.

Kerajinan kebanggaan dari Lombok tersebut dipesan dan didatangkan khusus dari salah satu butik di Lombok. Sinta menjelaskan, Emine Erdogan dikenal memiliki perhatian yang sangat besar terhadap industri kreatif dan mendorong agar perempuan menjadi motor industri kreatif.

Saat menerima tas ketak, Emine Erdogan kata Sinta, tak henti-hentinya mengagumi kerapian dan kualitas tas tersebut. Kekaguman Emine bertambah setelah mengetahui bahwa produk tersebut dibuat oleh perempuan dan didesain oleh usaha kecil menengah yang digerakkan perempuan.

“Awalnya beliau mengira ini produk butik besar. Saya sampaikan bahwa ini produk usaha kecil,” ujar Sinta menerangkan.

Iqbal yang bersama istrinya bertemu dengan Ibu Negara Emine menambahkan, dirinya yakin, bahwa jika seniman NTB diberikan pembinaan yang dibutuhkan untuk pengembangan desain, standar kualitas, kemasan, dan pemahaman pasar, produk dari NTB bisa bersaing dengan merek-merek global.

“Saya sepandangan dengan beliau (Ibu Negara). Ini bukan sekadar produk kerajinan. Ketak adalah salah satu karya seni. Karena itu harus dihargai layaknya sebuah karya seni,” kata Iqbal.

Dia menjelaskan, kunjungan duta besar RI dan istri kepada ibu negara Turki tersebut, selain dalam rangka memberikan tanda mata berupa produk industri kreatif Indonesia, juga untuk menyampaikan undangan kepada ibu negara Turki untuk menghadiri fashion show yang akan diselenggarakan KBRI Ankara pada 7-8 April 2021.

Fashion Show yang akan diikuti oleh 7 desainer terkemuka Indonesia tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan perusahaan inkubator fashion Indonesia #Markamarie dan sejumlah sponsor.

“Kegiatan fashion show diselenggarakan tepat satu minggu sebelum Ramadan dan sebagian besar akan menampilkan busana muslim,” katanya. (iju/r6)

Artikel Asli