Perbaiki SDN 2 Ketejer, Disdik Loteng Minta Bantuan Pusat

Nasional | lombokpost | Published at Senin, 05 April 2021 - 09:45
Perbaiki SDN 2 Ketejer, Disdik Loteng Minta Bantuan Pusat

PRAYA-Sejumlah ruang di SDN 2 Ketejer yang atap dan plafonnya roboh belum diperbaiki. Dinas Pendidikan (Disdik) Lombok Tengah terus mengupayakan perbaikan tiga ruang kelas dan satu ruang guru di salah satu sekolah di Kelurahan Praya itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Loteng H Mohammad Nazili menjelaskan, perbaikan tidak saja menyasar ruang kelas VI. Akan tetapi ruang kelas IV, kelas V, dan ruang guru tinggal menunggu waktunya saja.

Karena genteng sudah ada yang berjatuhan akibat kayu-kayu plafon rapuh. Sudah beberapa bulan terakhir ini, tidak digunakan lagi. Kecuali ruang guru saja. “Itu karena, sudah tidak ada lagi ruangan lain,” tandasnya.

Kendati demikian, pihaknya mengingatkan para guru tetap waspada. Jika memungkinkan, sebaiknya memanfaatkan ruang kelas yang kosong. Karena sejak bencana non alam Covid-19 terjadi, siswa tidak belajar di sekolah. Melainkan di rumah.

“Kalau anggaran untuk dua ruangan sudah ada, tinggal dikerjakan,” tandas Nazili.

Disdik menargetkan perbaikan seluruh ruangan yang dimaksud diharapkan tuntas sebelum anak didik belajar tatap muka Juni mendatang. Jika tidak, dikhawatirkan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Untuk itu, pihaknya kembali mengusulkan bantuan anggaran ke pemerintah pusat. Termasuk perbaikan sekolah-sekolah lainnya di seluruh Loteng. “Baik rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat,” papar Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Loteng HM Sidik Maulana menyarankan pemkab memperhatikan perbaikan sekolah secara berkesinambungan. Baik SD maupun SMP. Perbaikan sebaiknya, saat kondisi sekolah rusak ringan. Jangan menunggu rusak sedang, apalagi rusak berat. “Tolong ini dipikirkan dan dijadikan bahan evaluasi ke depan,” saran Sidik.

Terkait anggaran, pihaknya siap ikut serta melobi ke pemerintah pusat. Bahkan dewan siap mengalokasikan anggaran dari pokok-pokok pikiran (pokir). (dss/r5)

Artikel Asli