Kasus Positif Virus Corona di Sumbar Bertambah 57, Sembuh 73, dan Meninggal Dunia 1 Orang

Nasional | harianhaluan | Published at Senin, 05 April 2021 - 09:18
Kasus Positif Virus Corona di Sumbar Bertambah 57, Sembuh 73, dan Meninggal Dunia 1 Orang

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Berdasarkan data yang dirilis Pemprov Sumbar pada Minggu (4/4/2021) terdapat 57 orang pasien terkonfirmasi positif. Sehingga total pasien yang terinfeksi mencapai 32.155 orang. Kemudian pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bertambah 73 kasus total menjadi 30.192 orang.

Jasman mengatakan pada situs sumbarprov.go.id dari jumlah spesimen yang diperiksa 607.849 dan jumlah orang yang diperiksa 412.508 didapati 57 orang terinfeksi Corona dan sembuh 73 kasus. Saat ini positivity rate menjadi 7,80 persen. 

Simak Terus Berita Sumbar Hari ini di Harianhaluan.com

"Dari 997 sample yang terperiksa terkonfirmasi tambahan 57 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19, kesembuhan pasien Covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 73 orang," terang Jasman.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Berikut pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Sumbar: 

    ⁃    Kota Padang 30 orang    ⁃    Kota Sawahlunto 1 orang    ⁃    Kota Pariaman1 orang    ⁃    Kabupaten Padang Pariaman 3 orang    ⁃    Kabupaten Agam 4 orang    ⁃    Kabupaten Solok 1 orang    ⁃    Kabupaten Tanah Datar 3 orang    ⁃    Kabupaten Sijunjung 9 orang    ⁃    Kabupaten Pesisir Selatan 4 orang    ⁃    Kabupaten Pasaman Barat 1 orang

Pasien sembuh sebanyak 73 orang, dengan rincian:

    ⁃    Kota Padang 36 orang    ⁃    Kota Payakumbuh 3 orang    ⁃    Kota Sawahlunto 2 orang    ⁃    Kabupaten Padang Pariaman 3 orang    ⁃    Kabupaten Agam 2 orang    ⁃    Kabupaten Solok 1 orang    ⁃    Kabupaten Sijunjung 4 orang    ⁃    Kabupaten Pesisir Selatan 1 orang    ⁃    Kabupaten Kep. Mentawai 1 orang    ⁃    Kabupaten Dharmasraya 1 orang    ⁃    Kabupaten Solok Selatan 19 orang

"Tetap jalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar sehingga dapat terhindar dari virus Corona," ujar Jasman.(*)

Artikel Asli