Pasang Titik Nol Kilometer, Wakil Walkot Malang: Potensi Wisata Heritage

Nasional | urbanasia.com | Published at Senin, 05 April 2021 - 08:28
Pasang Titik Nol Kilometer, Wakil Walkot Malang: Potensi Wisata Heritage

Malang - Sebagai penanda, biasanya daerah memiliki titik nol kilometer. Di Kota Malang, Jawa Timur titik nol terletak di bawah jembatan penyeberangan Jalan Merdeka Utara, sebelah utara Alun-alun Merdeka. 

Sebelumnya dalam tayangan Instagram @ngalamlop, pemerhati cagar budaya, Dwi Cahyono menyebut, bahwa titik nol kilometer di bawah jembatan penyeberangan Jalan Merdeka Utara, sebelah utara Alun-alun Merdeka telah ditetapkan sejak era kolonial Belanda.

Hanya saja, tak banyak yang tahu keberadaan titik nol kilometer Kota Malang. Dari tahun ke tahun keberadaan titik nol kilometer pun diabaikan oleh pemerintah.

Baca Juga: Kadis di Kota Malang yang Terlibat Narkoba Dibebastugaskan

Namun, pada beberapa waktu lalu, bertepatan dengan  hari jadi ke-107 Kota Malang, komunitas Malang Old Photo bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memasang papan tugu nol kilometer.

Menurut Bung Edi, sapaan akrab Sofyan Edi Jarwoko tersebut, titik nol dapat memperkenalkan potensi wisata heritage Kota Malang.

“Saya menyambut baik dan merasa senang, bersyukur atas inisiasi komunitas untuk kegiatan pagi hari ini. Ini bisa memperkenalkan Malang lebih detail bukan orang lain namun kita sendiri,” ujar Bung Edi tertulis.

Baca Juga: Kadis di Kota Malang Terjerat Kasus Narkoba, Ini Langkah Walkot Sutiaji

Lebih lanjut, Bung Edi menyampaikan, bahwa Kota Malang memiliki potensi yang sangat besar, ada sejarah yang semuanya merupakan sebuah aset yang sangat bernilai, mahal, dan tidak dimiliki oleh daerah lain. Pemerintah Kota Malang dengan komunitas yang ada akan terus bergerak untuk mempromosikan, dan mengenalkan potensi wisata sejarah Kota Malang.

“Insha Allah ini adalah potensi yang akan jadi daya tarik tersendiri. Dimulai dari hal-hal yang kecil yang sebetulnya itu besar bagi masyarakat lain, kota lain, mungkin juga negara lain yang pernah ada historis di Kota Malang,” tandasnya.

Artikel Asli