Ibadah Paskah Berlangsung Aman

Nasional | koran-jakarta.com | Published at Senin, 05 April 2021 - 06:41
Ibadah Paskah  Berlangsung Aman

JAKARTA - Ibadah misa Paskah di Gereja Katedral, Jakarta dijalankan secara tatap muka dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 ketat dan dijaga aparat.Penerapan prokes sejak sejak memasuki area gereja. Petugas mengarahkan para jemaat untuk mencuci tangan serta mengecek barang bawaannya."Justru prokes sangat ketat. Saat akan masuk harus cuci tangan. Mereka lihat kita harus cuci tangan. Kemudian tas dicek dan ini atas bantuan para polisi," kata Yanti, Jemaat di Gereja Katedral Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (4/4)Yanti mengaku tak khawatir menjalani rangkaian ibadah selama Pekan Suci Paskah 2021."Saya sangat berterima kasih sebagai umat katolik polisinya baik banget, sangat terbantu jadi kita merasa nyaman saat beribadah. Kita tidak berarti curiga dengan oknum tertentu, hanya kenyataannya sering begitu kita antara takut dan tidak," ucapnya.Sementara itu, sebanyak 210 orang mengikuti Misa Paskah yang berlangsung Minggu sore, di Gereja Santo Andreas Paroki Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.Pengurus Gereja St Andreas Charles Tampubolon mengatakan, pelaksanaan ibadah, mengaku bersyukur misa terakhir di tiga hari suci Paskah itu berlangsung dengan aman dan lancar."Misa ini diikuti 200-250 orang. Karena adanya pandemi, (misa) cuma boleh diikuti 250 orang. Tadi yang datang 210 orang, tapi kapasitas gereja bisa ribuan lebih," kata Charles.Misa Paskah berlangsung dari pukul 16.30 WIB sampai 17.30 WIB.Ia mengatakan acara berjalan lancar karena pengamanan dibantu oleh personel Polres Metro Jakarta Barat.Selain menggelar ibadah secara tatap muka, pengelola Gereja St Andreas Kebon Jeruk juga melaksanakan Misa secara daring Minggu pagi, yakni pada pukul 08.30 WIB."Karena ini Paskah tiga hari suci itu diadakan dua kali, pagi dan sore. Kalau biasanya hari Minggu biasa 8.30 saja dan itu daring dan luring," kata Charles.Charles mengatakan kegiatan Misa secara daring disiarkan secara langsung melalui Kanal Youtube 'Gereja St. Andreas - Paroki Kedoya'. "Misa daring itu bisa dinikmati semua orang. Tapi kalau biasanya, yang jadi penonton (viewers) kurang lebih 1.000," kata Charles pula.Pengamanan cukup ketat dilakukan untuk mengantisipasi kejadian tidak diinginkan selama pelaksanaan Misa sore di Gereja St Andreas Paroki Kedoya-Jakarta Barat.Namun, meski Kapolri urung datang, kegiatan hari terakhir perayaan Paskah tersebut terlaksana tanpa gangguan, lancar, aman dan kondusif dengan pengamanan personel Polres Metro Jakarta Barat sebanyak 40 orang.

Skala PrioritasSeperti diketahui, Polda Metro Jaya mengamankan empat gereja sesuai skala prioritas dalam rangkaian pelaksanaan ibadah Paskah bagi umat Kristiani di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya."Ada empat skala prioritas pengamanan tempat ibadah hampir 155 personel gabungan kegiatan yang dikedepankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.Yusri menyebutkan empat tempat ibadah yang menjadi skala prioritas, yakni Gereja Katedral, Gereja Immanuel, Gereja HKBP Grogol, dan Gereja Katolik Petamburan.Diungkapkan Yusri, jumlah petugas yang menjaga rangkaian ibadah Paskah mencapai 5.590 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta tersebar di 913 gereja.Yusri menyatakan petugas gabungan akan berkoordinasi dengan keamanan internal gereja untuk mengamankan kegiatan ibadah termasuk patroli di luar gereja.Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan petugas gabungan akan kembali turun mengecek dan mengamankan rangkaian ibadah umat Kristiani pada Minggu (4/4).Selain mengamankan peribadatan Paskah, Yusri menuturkan petugas juga memastikan umat yang ikut ibadah menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. jon/Ant/P-5

Artikel Asli