Loading...
Loading…
8 Aktivitas yang Disunnahkan untuk Berwudhu

8 Aktivitas yang Disunnahkan untuk Berwudhu

Muslim | sindonews | Senin, 30 November 2020 - 08:05

Hukum-berwudhu dapat dibedakan menjadi tiga: (1) Wudhu yang disepakati wajib, (2) Wudhu yang diperselisihkan antara wajib dan sunnah, dan (3) Wudhu yang disepakati sunnah. Para ulama menyepakati sejumlah perbuatan atau aktivitas yang disunnahkan dalam kondisi berwudhu (suci dari hadas kecil).

Pengajar Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Isnan Ansory merangkum 8 aktivitas yang disunnahkan berwudhu dalam bukunya "Wudhu Rasulullah SAW Menurut Empat Mazhab". Di antaranya:

1. Mengulangi Wudhu Ketika Hendak Shalat

Para ulama sepakat bahwa bagi yang telah mendirikan shalat dan dalam kondisi suci, disunnahkan kembali berwudhu jika hendak shalat di waktu lain. Sekalipun statusnya masih dalam kondisi suci dari hadas. Dasarnya hadis berikut:

( )

Dari Abi Hurairah, Rasulullah bersabda: "Seandainya tidak memberatkan ummatku pastilah aku akan perintahkan untuk berwudhu pada tiap mau shalat. Dan wudhu itu dengan bersiwak." (HR Ahmad)

2. Menyentuh Kitab-kitab Agama dan Hendak Belajar

Disunnahkan berwudhu bagi yang hendak belajar ilmu-ilmu agama. Sebagaimana disunnahkan pula jika hendak menyentuh kitab-kitab agama seperti kitab tafsir, hadits, aqidah, fiqih dan lainnya. Namun, bila di dalamnya lebih dominan terdapat ayat Al-Qur'an maka hukumnya menjadi wajib menurut jumhur ulama.

Baca Juga :
7 Hal yang Harus Dihindari saat Wudhu, Nomor 3 Sering Keceplosan

3. Ketika Hendak Tidur

Jumhur ulama berpendapat disunnahkan pula berwudhu ketika akan tidur. Rasulullah bersabda:

( )

Dari al-Barra' bin Azib, Rasulullah bersabda: "Bila kamu naik ranjang untuk tidur maka berwudhulah sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat. Dan tidurlah dengan posisi di atas sisi kananmu." (HR Al-Bukhari, Muslim)

4. Sebelum Mandi Janabah

Para ulama sepakat bahwa sebelum mandi janabah disunnahkan untuk berwudhu terlebih dahulu dengan mengakhirkan membasuh kaki. Demikian juga disunnahkan berwudhu bila seorang yang dalam keadaan junub kemudian hendak makan, minum, tidur, atau mengulangi jima. Dasarnya adalah hadis berikut:

( )

Dari Aisyah berkata bahwa Rasulullah bila dalam keadaan junub dan ingin makan atau tidur beliau berwudhu terlebih dahulu seperti wudhu untuk shalat. (HR Muslim)

( )

Dari Abi Said al-Khudhri, Rasulullah bersabda: "Bila kamu berhubungan seksual dengan istrimu dan ingin mengulanginya lagi maka hendaklah berwuhdu terlebih dahulu." (HR Jamaah kecuali Al-Bukhari)

Baca Juga :
Manfaat Berwudhu Sebelum Tidur, Dapat Pahala dan Menyehatkan

5. Ketika Membaca Al-Qur'an

Berwudhu atau dalam kondisi suci ketika membaca Al-Qur'an adalah sunnah. Hal ini berbeda dengan menyentuh mushaf Al-Qur'an, yang menurut jumhur hukumnya wajib. Demikian juga sunnah untuk berwudhu terlebih dahulu bila hendak membaca hadis Rasulullah dan mengajarkannya kepada orang lain, sebagaimana tradisi para ulama terdahulu seperti Imam Malik, Imam Al-Bukhari, dan lainnya.

6. Ketika Mengumandangkan Adzan dan Iqamat

Para ulama sepakat disunnahkannya berwudhu bagi orang yang hendak melakukan Adzan dan Iqamah. Para ulama juga sepakat bahwa yang mengumandangkan iqamah dalam kondisi berhadas kecil disunnahkan untuk mengulanginya dalam kondisi suci dari hadas.

7. Berdzikir

Para ulama sepakat bahwa disunnahkan-berwudhu bagi yang hendak berzikir dengan lisannya untuk dalam kondisi suci dari hadas. Dasarnya adalah hadis berikut:

( )

Dari Al-Muhajir bin Qunfudz bahwa dia pernah menemui Nabi ketika beliau sedang buang air kecil, lalu dia mengucapkan salam kepada Nabi, namun beliau tidak menjawab salamnya hingga berwudhu, kemudian beliau meminta maaf seraya bersabda: "Sesungguhnya aku tidak suka menyebut nama Allah Ta'ala kecuali dalam keadaan suci." (HR Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Hibban dan Hakim)

8. Ziarah ke Makam Nabi Muhammad

Para ulama sepakat bahwa ketika seseorang berziarah ke makam Rasulullah , disunnahkan untuk berwudhu. Hal ini sebagai bentuk penghormatan (ta'zhim) atas diri baginda Rasulullah .

Ustaz Isnan Ansory

Original Source