Loading...
Loading…
Anjuran Rasulullah Dahulukan Kaki Kanan saat Masuk Masjid

Anjuran Rasulullah Dahulukan Kaki Kanan saat Masuk Masjid

Muslim | okezone | Kamis, 25 Juni 2020 - 21:58

MASJID merupakan rumah ibadah kaum muslimin untuk bersujud kepada Allah Subhanahu wata\'ala. Kata masjid berasal dari kata sajada-yasjudu yang berarti sujud atau tunduk. Karena digunakan untuk beribadah maka siapa yang memasukinya harus suci dari hadast.

Tempat paling dicintai Allah ialah masjid. Sebagaimana Allah berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 18 yang artinya:

"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menuaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk," (QS. At-Taubah: ayat 18).

Memasuki masjid tentu harus memiliki adab. Memakai pakaian bagus, suci, dan mengawali kaki kanan saat melangkah masuk masjid merupakan di antara adab tersebut. Allah Ta\'ala berfirman:

"Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid." (QS. Al-A\'raf: 31).

Menukil laman Sindonews , Rasulullah Shallallahu \'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berwudhu untuk sholat, lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian berjalan menuju sholat fardhu, lalu dia shoat bersama manusia (bersama jamaah di masjid), niscaya Allah ampuni dosa-dosanya," (HR. Muslim).

Saat memasuki masjid, kita dianjurkan melangkahkan kaki kanan lebih dahulu seraya membaca doa masuk masjid. Namun sebaliknya, disunahkan mendahulukan kaki kiri ketika keluar masjid dengan membaca doa.

Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik radhiyallahu \'anhu, beliau berujar:

Artinya: "Termasuk sunah ketika masuk masjid adalah mendahulukan kaki kanan. Dan jika keluar dengan mendahulukan kaki kiri," (HR. Al-Hakim).

Sedangkan anjuran membaca doa saat masuk dan keluar masjid dijelaskan dalam hadits Rasulullah yang artinya:

"Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr berkata; telah menceritakan kepada kami Isma\'il bin Ibrahim dari Laits dari Abdullah bin Al Hasan dari ibunya Fatimah binti Al Husain dari neneknya Fatimah Al Kubra ia berkata: "Rasulullah shallallahu \'alaihi wasallam bersabda: "Apabila Rasulullah shallallahu \'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid ke dalam masjid beliau membaca shalawat dan salam untuk NabiMuhammad, lalu mengucapkan: "Robbighfirli dzunubi waftahli abwaaba rahmatik (Artinya: Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukanlah pintu-pintu rahmat-Mu untukku), dan jika keluar beliau membaca sholawat dan salam untuk Muhammad, lalu mengucapkan: \'Robbighfirli dzunubi waftahli abwaaba rahmatik\' (Artinya: Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukanlah pintu-pintu rahmat-Mu untukku)." Ali bin Hujr berkata; " Isma\'il bin Ibrahim berkata; "Aku bertemu dengan Abdullah bin Al Hasan di Makkah, lalu aku bertanya kepadanya tentang hadits ini. Maka iapun menceritakan hadits tersebut kepadaku, ia berkata; "Jika masuk beliau membaca; "Robbiftahli baaba rahmatik (Artinya: Ya Allah, bukakanlah pintu rahmat-Mu), dan jika kelur beliau membaca: "Robbiftahli baba fadhlik (Artinya: Ya Allah, bukakanlah pintu karunia-Mu)."

Ia berkata; "Dalam bab ini juga ada riwayat dari Abu Humaid, Abu Usaid dan Abu Hurairah." Abu Isa berkata; "Hadits Fatimah ini derajatnya hasan, akan tetapi sanadnya tidak bersambung, sebab Fatimah binti Al Husain belum pernah bertemu dengan Fatimah Al Kubra. Karena Fatimah (Al Kubra) hanya hidup beberapa bulan saja setelah wafatnya Nabi shallallahu \'alaihi wasallam." (Hadits Jami\' At-Tirmidzi No 289).

Original Source

Topik Menarik