12 Karomah Mbah Moen: Sembuhkan Sakit dengan Air Putih hingga Dititipi Pesan Rasulullah

Muslim | okezone | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 10:58
12 Karomah Mbah Moen: Sembuhkan Sakit dengan Air Putih hingga Dititipi Pesan Rasulullah

KH Maimoen Zubair atau lebih dikenal Mbah Moen merupakan seorang tokoh Islam yang berpengaruh di Indonesia. Ia telah wafat pada 2019 dalam usia 90 tahun di tanah suci Makkah, Arab Saudi.

Semasa hidupnya, Mbah Moen berjuang untuk kemajuan Islam serta memberikan kontribusi di dunia perpolitikan nasional. Ia merupakan tokoh penting dalam Nahdlatul Ulama (NU), tokoh penting di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Rembang.

Berbeda dengan tokoh lainnya, Mbah Moen diberikan karomah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala karena ketakwaannya. Karomah sendiri merupakan suatu keajaiban yang diberikan oleh Allah Ta'ala kepada para kekasih-Nya.

Berikut 12 karomah Mbah Moen yang belum banyak diketahui publik, seperti dikutip dari kanal YouTube Riyo Fulana, Kamis (6/1/2022).

1. Tongkatnya kembali lagi setelah hilang selama 7 tahun

Seorang santri dari Pondok Pesantren Al Anwar Rembang yang merupakan murid dari Mbah Moen tengah melaksanakan ibadah haji. Ia ingin memberikan hadiah, namun karena Mbah Moen telah memiliki banyak sorban, sang santri akhirnya memutuskan membelikan tongkat.

Sempat menolak tawaran pedagang di sana, namun karena memaksa akhirnya santri membeli tongkat tawaran pedagang tersebut. Namun, Mbah Moen terkejut dengan pemberian santrinya tersebut yang ternyata itu merupakan tongkatnya yang hilang 7 tahun lalu.

2. Memiliki penglihatan batin

Kediaman Mbah Moen tidak pernah sepi dari orang yang sholat maupun tamu yang datang sekadar bersilahturahmi. Saat itu rumah Mbah Moen memang sering datang tamu tanpa diundang.

Ketika itu rumah Mbah Moen kedatangan tamu dari marga Bin Syaikh Abu Bakar dan Asegaf. Namun sebelum mulai berbicara, Mbah Moen langsung menghampiri tamunya tersebut lalu berkata, "Antum As-Seqof, Antum BSA (Bin Syaikh Abu Bakar)."

Tamu tersebut pun terkejut lalu bertanya bagaimana Mbah Moen dapat mengetahuinya. Lalu Mbah Moen menjawab, "Dilihat dari matanya sudah ketahuan."

Kemudian diajak masuk ke ruangan dalam karena kedatangan tamu istimewa dan dijamu dengan makanan.

Setelah makan, Mbah Moen memberikan dua amplop kepada habib tersebut lalu dijelaskan amplop tersebut dapat digunakan untuk bekal habib serta kebutuhan lainnya. Isi amplop sama persis dengan apa yang mereka butuhkan.

3. Bertemu Nabi Khidir Alaihissallam

Dahulu saat sedang berada di Jawa Timur, sekira pukul 11.00 WIB, Mbah Moen merasakan seperti ada yang memanggil dirinya yang suara tersebut datang dari makam dekat pondok.

Di makam tersebut ternyata terdapat Nabi Khidir Alaihissallam yang berpakaian petani. Lalu Nabi Khidir berkata, "Kamu cinta kepada saya, saya juga cinta kepada kamu, dijamin Gusti Allah nantinya."

Kemudian Nabi Khidir Alaihissallam mendoakan Mbah Moen lama sekali. Selanjutnya Nabi Khidir menghilang, kemudian Mbah Moen kembali ke pondok.

4. Dititipi pesan oleh Rasulullah melalui mimpi

Melalui mimpi, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam menitipkan keturunannya untuk berguru dengan Mbah Moen. Habib Zaky yang saat itu merupakan keturunan Rasulullah diberi wejangan dari pamannya agar tidak memberi tahu kepada Mbah Moen kalau dirinya merupakan keturunan Rasul.

Namun di tengah malam, Mbah Moen mendatangi Habib Zaky lalu mengatakan mengapa dirinya tidak menyebutkan kalau keturunan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, karena Mbah Moen baru saja bermimpi bertemu Rasulullah dan dititipkannya keturunannya untuk berguru di pondok Mbah Moen.

Artikel Asli