Loading...
Loading…
Perintah Alquran tentang Menjaga Keluarga, Ustadz Faozan: Harus Siap dalam Kondisi Apapun

Perintah Alquran tentang Menjaga Keluarga, Ustadz Faozan: Harus Siap dalam Kondisi Apapun

Muslim | okezone | Senin, 27 April 2020 - 13:19

DALAM Islam diajarkan agar setiap pasangan Muslim menciptakan yang syakinah mawaddah dan warahmah. Kemudian baik istri maupun suami wajib mempertahankan kehormatan rumah tangga.

Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Faozan Amin yang juga Dosen Ekonomi Islam FEB UHAMKA mengatakan, Muslim juga harus memperkuat rumah tangga masing-masing agar terhindar dari api neraka.

"Dalam (ayat Alquran) Surah At Tahrim ayat 6, kita diperintahkan untuk menjadi diri dan keluarga kita dari siksa api neraka," ujarnya kepada Okezone.

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Faozan menilai keluarga merupakan salah satu unsur penting dalam Islam. Sebab masyarakat dan negara terbentuk oleh sekelompok keluarga. Jika keluarga sehat dan kuat maka suatu negara akan sehat dan kuat pula.

Karena, itu manajemen keuangan keluarga juga harus bagus, sehingga siap dalam kondisi apapun, tuturnya.

Sebelumnya Ustadz Achmad Satori mengatakan, suatu bangsa yang besar akan menjadi bangsa yang bahagia kalau individunya mayoritas adalah individu-individu yang bahagia.

"Individu-individu, generasi-generasi yang baik berasal dari keluarga yang baik. Oleh karena itu pembentukan keluarga yang sakinah, keluarga yang bahagia sangat diperhatikan oleh Alquran," ucapnya.

Menurut Ustadz Achmad Satori, Alquran dan as sunnah banyak sekali membahas tentang pembentukan keluarga bahagia, dari perintah untuk menikah, perjalanan dalam berumah tangga, dan menyelesaikan masalah-masalah yang akan dihadapi dalam berumah tangga. Hal itu pula yang nantinya akan menjadi asas atau dasar untuk menyiapkan masyarakat yang bahagia.

Allah SWT memerintahkan kita untuk menikah dalam firman-Nya,

Alquran Surat Ar-Rum Ayat 21

Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.

Menurut Ustadz Achmad Satori, kunci untuk membangun keluarga yang bahagia adalah bagaimana seorang suami mampu menjadi pemimpin bagi istri. Kemudian seorang istri harus taat kepada suaminya, dan anak menjadi Qurrata ayun bagi kedua orangtuanya.

Kemudian harus dijalin komunikasi yang efektif, karena komunikasi adalah salah satu cara untuk membahagiakan anggota keluarga. "Kata-kata yang indah dan kata-kata yang lembut akan menjadi memori yang baik dan akan membawa kebahagiaan. Sedangkan kata-kata yang kasar akan menanamkan rasa sakit di dalam hati," ujar Ustadz Achmad Satori.

Selanjutnya anggota keluarga harus saling memahami, seperti apa yang dicontohkan oleh Rasulullah ketika membantu pekerjaan rumah istrinya.

Original Source