10 Peristwa Penting di Bulan Safar, Nabi Muhammad SAW Menikah hingga Ditaklukannya Romawi

okezone | Muslim | Published at Kamis, 16 September 2021 - 09:14
10 Peristwa Penting di Bulan Safar, Nabi Muhammad SAW Menikah hingga Ditaklukannya Romawi

BULAN Safar adalah bulan kedua setelah Muharram dalam penanggalan Hijriah. Di bulan Safar ini banyak peristiwa penting terjadi. Dari catatan Okezone , bulan Safar jatuh pada Kamis, 9 September 2021 dan setidaknya ada 10 peristwa penting terjadi.

Berikut 10 peristiwa penting terjadi di bulan Safar.

1.Perang Al-Abwa, Perang Pertama dalam Islam

Dalam terminologi sejarah keislaman, terdapat dua macam jenis perang, yakni Ghazwah yang artinya peperangan yang dipimpin oleh Rasulullah SAW sendiri, dan Sariyah yang artinya peperangan yang dipimpin oleh para sahabat.

Pada tahun pertama hijriah Bulan Safar, Rasulullah SAW. ikut andil dalam perang Abwa. Secara langsung, Rasulullah SAW turut terjun dalam medan perang yang kadangkala disebut juga sebagai perang Buwath itu.

2. Perang Khaibar

Dikutip dari buku Sirah Nabawiyyah karya Abul Hasan Ali Al-Hasani An Nadwi, sekembalinya Rasulullah SAW dari Hudaibiyah pada bulan Dzulhijjah, beliau tinggal di Madinah selama beberapa hari pada bulan Muharram, lalu sisa hari dari bulan Muharram ke Bulan Safar itulah Rasulullah SAW pergi menuju Khaibar.

Dengan pasukannya yang berjumlah 1.400 orang disertai 200 pasukan berkuda itu, Rasulullah SAW mampu menaklukan Khaibar yang meliputi benteng-benteng terkenal bernama Naim, Qumush, Syiq, dan Nithah. Perang tersebut terjadi pada tahun ketujuh hijriah di Bulan Safar.

3. Ekspedisi Qutbah bin Amir bin Hadidah

Qutbah bin Amir adalah seorang dari Kaum Ansor. Pada Bulan Safar di tahun 9 hijriah, Rasulullah SAW mengutus Qutbah bin Amir menuju daerah yang dihuni Suku Khasam, dekat dengan wilayah Bisah dekat Turabah.

Qutbah pergi dengan membawa 20 tentara, dan memerintahkannya untuk menyerang Suku Khasam.

4. Perang DzuAmr

Disitir dari keterangan Ibnu Ishaq, sekembalinya Rasulullah SAW dari perang Sawiq, nabi tinggal sementara di Madinah pada bulan Dzulhijjah dan Muharram dengan umatnya. Lalu Rasulullah SAW bersama 450 orang sahabatnya kemudian menyambangi wilayah Najid untuk memerangi Kabilah Ghathafan. Perang tersebut dikenal sebagai perang DzuAmr. Lalu Rasulullah SAW berdiam di wilayah Najid selama satu bulan Safar penuh.

Artikel Asli