5 Muazin di Zaman Rasulullah, Termasuk Bilal si Pemilik Suara Merdu dan Lantang

okezone | Muslim | Published at Kamis, 16 September 2021 - 06:06
5 Muazin di Zaman Rasulullah, Termasuk Bilal si Pemilik Suara Merdu dan Lantang

MUAZIN adalah orang yang mengumandangkan azan atau panggilan menunaikan sholat wajib. Muazin bertugas memanggil dan mengingatkan kaum Muslimin bahwa waktu sholat telah tiba. Syariat azan datang setelah turunnya perintah sholat.

Sholat disyariatkan di Kota Makkah, sedangkan azan disyariatkan di Madinah. Hal itu berarti ada masa yang dilalui umat Islam masuk waktu sholat tanpa mengumandangkan azan. Demikian dikutip dari laman Suara Muhammadiyah .

Azan disyariatkan pada tahun pertama hijrah Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu anhuma berujar:

Artinya: "Dulu kaum Muslimin saat datang ke Madinah, mereka berkumpul. Mereka memperkirakan waktu sholat tanpa ada yang menyeru. Hingga suatu hari mereka berbincang-bincang tentang hal itu. Ada yang mengatakan, 'Gunakan saja lonceng seperti lonceng Nashara.' Dan yang lain menyatakan, 'Gunakan saja terompet seperti terompet Yahudi.' Umar berkata, 'Tidakkah kalian mengangkat seseorang untuk menyeru sholat?' Lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassallam bersabda, 'Wahai Bilal, berdirilah dan serulah untuk sholat'."

Berdasarkan hadis tersebut bisa diketahui bahwa Bilal bin Rabah adalah muazin Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah hanya Bilal?

Di zaman Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam setidaknya kaum Muslimin memiliki tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid An-Nabawi, dan Masjid Quba. Letaknya berjauhan sehingga tidak mungkin hanya Bilal yang menjadi muazin Rasulullah.

Lantas, siapa saja muazin-muazin di zaman Rasulullah? Berikut ini ulasannya:

1. Bilal bin Rabah

Bilal bin Rabah memiliki suara merdu dan lantang, maka itu diangkat oleh Rasulullah menjadi muazin. Bilal merupakan orang yang pertama-tama memeluk Islam. Ia merasakan siksaan Quraisy di awal datangnya agama suci ini.

Bilal menjadi muazin Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Ada yang menyatakan Bilal sempat beberapa saat menjadi muadzin di masa Abu Bakar.

Tentu saja pernah satu kali mengumandangkan azan di zaman Umar bin Khattab. Sebab, para sahabat rindu dengan azannya, dan ingin mengingat Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Tentu banyak keutamaan Bilal. Banyak pula ayat-ayat suci Alquran yang turun, dan Bilal menjadi bagian dari kandungan ayat tersebut.

Artikel Asli