9 Doa Setelah Sholat Fardhu dan Berzikir Sepatutnya Jangan Ditinggalkan

okezone | Muslim | Published at 13/09/2021 11:50
9 Doa Setelah Sholat Fardhu dan Berzikir Sepatutnya Jangan Ditinggalkan

9 DOA setelah sholat fardhu atau berdzikir sepatutnya diamalkan. Jadi seusai sholat tidak langsung bubar begitu saja, namun bersabarlah sebentar untuk berdzikir dan bedoa secara rutin setelah selesai sholat fardhu

Dzikir dan doa akan menguatkan seorang muslim dalam ibadah, hati akan terasa tenang dan mudah mendapatkan pertolongan Allah.

[1] (3x)

Astagh-firullah 3x

Aku minta ampun kepada Allah, (3x)

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.

Artinya:

Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Faedah: Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam jika selesai dari shalatnya beliau beristighfar sebanyak tiga kali dan membaca dzikir di atas. Al Auzai menyatakan bahwa bacaan istighfar adalah astaghfirullah, astaghfirullah.

2.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodiir.

Allahumma laa maania limaa athoyta wa laa muthiya limaa manata wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.

Artinya:

Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.

3. .

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodiir.

Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa nabudu illa iyyaah. Lahun nimah wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaaul hasan.

Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.

Artinya:

Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.

Faedah: Dikatakan oleh Abdullah bin Zubair, Nabi shallallahu alaihi wa sallam biasa membaca tahlil (laa ilaha illallah) di akhir shalat.

Artikel Asli