Alquran dan Sains Jelaskan Penyebab Air Laut serta Tawar Tidak Bisa Bercampur

okezone | Muslim | Published at 09/09/2021 01:37
Alquran dan Sains Jelaskan Penyebab Air Laut serta Tawar Tidak Bisa Bercampur

ALQURAN dan sains mengungkap fakta air laut dan air tawar tidak bisa bercampur. Fenomena alam ini bisa disaksikan di Selat Gibraltar. Di sana tampak dua laut yang berbeda warna, tidak dapat bersatu.

Dalam sebuah video viral yang diunggah ke YouTube memperlihatkan ada dua warna air berbeda di lautan luas. Satu sisi berwarna biru tua, sedangkan sisi lainnya memiliki warna berbeda. Satu dari dua warna laut tersebut memiliki kandungan air tawar.

Ahli oseanografi bernama Francis J Cousteau pernah menyampaikan laporannya sebagai hasil pengkajiannya terhadap fenomena alam tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di Selat Gibraltar yang dapat dijelaskan secara sains. Selat Gibraltar merupakan pertemuan antara Laut Mediterania dan Laut Atlantik.

Selat Gibraltar. (Foto: Quora)

"Kami mempelajari pernyataan peneliti tertentu tentang penghalang yang memisahkan lautan dan mengamati bahwa Laut Mediterania memiliki salinitas dan kerapatan yang berbeda serta menjadi tempat hunian bagi flora dan fauna yang khas dari tempat itu," ungkap Cousteau, seperti dikutip dari buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan.

Lebih lanjut ia menerangkan bahwa ia dan tim meneliti air di Samudera Atlantik kemudian menemukan sifat yang sama sekali berbeda dengan Laut Mediterania.

Awalnya mereka mengira kedua laut yang bertemu di Selat Gibraltar mestinya menunjukkan sifat yang serupa dalam salinitas, kerapatan, dan sifat-sifat lainnya. Namun, kedua laut itu menunjukkan sifat berbeda walaupun keduanya berdampingan. Hal tersebut sangat mengherankan.

"Sebuah tabir ajaib mencegah keduanya bercampur. Tabir serupa juga diamati di Bab Al Mandab di Teluk Aden yang bertemu dengan Laut Merah," tambahnya.

Artikel Asli