Jembatan Jamarat Mampu Menampung hingga 600.000 Jamaah Haji untuk Melempar Jumrah

okezone | Muslim | Published at 20/07/2021 10:00
Jembatan Jamarat Mampu Menampung hingga 600.000 Jamaah Haji untuk Melempar Jumrah

JEMBATAN Jamarat adalah jembatan penyeberangan di Mina, Makkah digunakan oleh jamaah haji selama dua atau tiga hari. Jembatan tersebut memungkinkan para jamaah untuk melakukan lontar jumrah yang berlangsung dari hari ke-10 Dzulhijjah hingga sebelum matahari terbenam pada hari ke-13 bulan Dzulhijjah.

Lontar jumrah adalah ritual di mana jamaah haji melempar batu kerikil ke tiga pilar Jamrah, baik dari permukaan tanah atau dari jembatan.

Pembangunan jembatan dimulai pada awal tahun 2000, dengan permukaan tanah dan satu tingkat jembatan yang memiliki tiga bukaan yang mengarah ke pilar. Namun, ruang terbatas mengakibatkan kecelakaan fatal, dengan lebih dari 1 juta orang berkumpul di area jembatan setiap tahun.

Pada tahun 2006, jembatan dihancurkan dan konstruksi diperluas untuk membangun jembatan empat lantai baru, yang berhenti sementara setelah tanah dan tingkat pertama selesai. Konstruksi pada dua tingkat yang tersisa telah selesai sejak Desember 2007.

Jembatan baru ini dirancang oleh Dar Al-Handasah dan dibangun oleh Saudi Binladin Group. Jembatan berisi ruang interior bebas kolom yang lebih luas, pilar Jumrah yang lebih panjang, landai dan terowongan tambahan untuk akses yang lebih mudah, kanopi besar untuk menutupi masing-masing dari tiga pilar untuk melindungi jamaah dari matahari gurun, dan landai yang berdekatan dengan pilar untuk mempercepat evakuasi di kejadian darurat.

Efisiensi jembatan telah meningkat, dan strukturnya sekarang dapat menangani 500.000 hingga 600.000 orang per jam, dari 200.000 orang sebelumnya.

Artikel Asli