Kota Jedaah Saksi Bisu Jamaah Haji Menginjak Tanah Arab Saudi Tempo Dulu

Muslim | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 09:36
Kota Jedaah Saksi Bisu Jamaah Haji Menginjak Tanah Arab Saudi Tempo Dulu

KOTA JEDDAH atau Jiddah merupakan sentra ekonomi dan perdagangan Arab Saudi. Selain itu, Jeddah juga menjadi gerbang masuk dan keluar warga asing di Arab Saudi. Ini artinya Jeddah menjadi salah satu kota di Arab Saudi yang vital dan penting.

Sejak zaman dulu kala, Jeddah sudah dikenal karena memiliki pelabuhan besar. Banyak kapal dengan berbagai barang dagangan sandar di pelabuhan yang kini dikenal dengan Al Hamra.

Pelabuhannya dari Al Hamra sampai Mina, nama pelabuhan, bukan Mina Masyair. Lokasi ini kini menjadi pelabuhan peti kemas terbesar Arab Saudi.

Melansir laman resmi Kementerian Agama pada Rabu (7/7/2021 disebutkan sebelum tahun 1974, jamaah haji Indonesia masih menggunakan kapal laut sebagai armada utama angkutan haji. Menempuh waktu berbulan-bulan baru jamaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi.

Di pelabuhan inilah jamaah haji Indonesia memulai "kehidupan baru" di Tanah Suci, karena masa tinggal yang jauh lebih lama dibadingkan saat ini.

Sesampai di Pelabuhan Jeddah, para jamaah haji Indonesia beristirahat di Madinatul Hujaj. Dari tempat ini jamaah haji diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan proses ibadah haji.

Selesai proses haji dan berziarah ke Madinah, para jamaah haji juga ditempatkan kembali di Madinatul Hujaj untuk menunggu proses pemulangan ke Indonesia. Madinatul Hujaj yang dulu dipadati jamaah haji Indonesia kini hanya berupa bangunan tua tidak terawat. Namun, sisa-sisa kemegahan bangunan lima lantai ini terlihat di sepanjang King Halid Street Jeddah.

Artikel Asli