Al-Quran, Kitab Manusia Sepanjang Masa

Muslim | okezone | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 13:22
Al-Quran, Kitab Manusia Sepanjang Masa

AL-BAQARAH 2:1. (Alif Lxc4x81m Mxc4xabm ). [Hanya Allah SWT yang tahu makna ini, karena itu sudah dikatakan Nya berulang kali dalam Quran. Namun, mengapa banyak mufassir tetap nekat memberi penafsiran, ya tidak apa-apa, namanya juga tafsir bisa salah, yang tidak bisa salah itu ayat Quran. Saya lebih sreg dengan pendapat dari Ibnu Abbas Ra bahwa, huruf Alif itu bermakna Allah SWT, Lam itu bermakna Malaikat Jibril AS, dan Mim adalah Nabi Muhammad SAW.

Ketiganya terlibat aktif dalam proses menurunkan mukjizat agung ini ke dunia, dimana sumbernya dari Allah SWT, kurirnya Jibril AS, dan yang menghantarkan ke hati manusia-manusia di dunia adalah manusia paling mulia, yang bahkan ruhnya, disebutkan sejumlah tafsir sudah ada sebelum nabi Adam diciptakan, yakni junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Makanya, dalam tafsir-tafsir sufi disebutkan bahwa Al Quran itu adalah simbol dari alam semesta atau makrokosmos, setiap ayat adalah planet-planet, dan setiap huruf adalah hakikat dari setiap insan manusia atau mikrokosmos. Maka, bagi siapa yang diberikan semacam pengetahuan jati dirinya dalam bentuk huruf, misalkan Mim, itu berarti bahwa yang bersangkutan diminta meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW]

AL-BAQARAH 2:2.Kitab (Al-Qurxe2x80x99an) ini tidak ada keraguan di dalamnya [Artinya bila si pembaca merasa ragu, maka keraguan itu bersumber dari pelaku bukan dari objek bacaanya, atau Quran. Hal ini disebabkan oleh masalah atau penyakit pada tiga organ ruhaninya, yaitu pendengaran, penglihatan, dan hati-nya belum bersih. Salah satu cara agar bersih adalah dengan membacanya berulang-ulang, karena menurut Allah, metode pengajaran Al Quran paling mudah adalah dibaca berulang-ulang. Untuk mendapatkan barokah Quran, perlu niat baik, kesehatan indera, kecerdasan akal, dan kualifikasi sebagai mufassir saja tidak cukup.

Keraguan adalah pintu gerbang pengetahuan, karena itu bila anda ragu dengan ayat-ayat Quran, cobalah mengkajinya lebih dalam, jangan langsung ditinggalkan. Cara paling mudah adalah dengan bertafakur, atas apa yang ada disekeliling anda. Saya sarankan menonton tayangan film dokumenter flora dan fauna, atau sejarah sejarah dunia kuno. Insya Allah akan ada moment of the truth atau kliknya. Bekali diri anda dengan beragam ilmu pengetahuan, baik ilmu sosial, maupun ilmu pasti.

Saya tidak sependapat dengan pengkategorian ilmu agama vs ilmu sains atau manusia, ini mengerdilkan keagungan Allah SWT. Sebagai muslim kita harus yakin bahwa semua adalah ilmu itu milik Allah SWT, baik itu ditemukan oleh muslim maupun oleh non-muslim. Makanya yang disebut ulama itu orang yang memikiki ilmu, bukan saja ilmu agama, tetapi ilmu apa saja yang bermanfaat bagi manusia. Merenungkan isi Quran itu ibarat menjawab teka teki silang, saling terkait, melengkapi puzzle-puzzle yang berserakan diantara ayat quran dan ayat alam semesta, keduanya ciptaan Allah SWT.

Tidak mengherankan banyak sekali ayat-ayat yang diujung kalimat menantang pembacanya untuk berpikir, merenung dan sebagainya. Anda tidak perlu mondok puluhan tahun, atau belajar nahwu-sharafxe2x80x94meskipun ini sangat diperlukan bagi tafsir untuk referensi umat, katakanlah seperti tafsir yang ditulis oleh mufassir berkualitas tinggi seperti, tafsir Al Misbah, tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Ibn Abbas dan lainnyaxe2x80x94untuk bisa memaknai secara pribadi ayat-ayat Al Quran. Paling tidak, baca dan tafsirkan lah Quran untuk keperluan anda diri sendiri. Sebab Al Quran ini bukan kitabnya orang Islam saja, ia juga disuguhkan Allah bagi manusia, jin, dan alam semesta, apapun agamanya. Disitulah nilai ibadahnya bagi muslim dan kita akan dihisab berdasarkan pemahaman kita masing-masing terhadap Quran kelak di hari pembalasan.

Jangan sampai kita taklid buta, minimal paham meskipun tidak bisa menemukan maknanya sendiri. Batasan paling aman untuk menafsirkan Quran secara mandiri menurut saya cuma satu; bila anda terkena penyakit setan anna khairu minhu, maka disitulah kesesatan akan muncul dikemudian hari. Sebab prinsip Anda lebih baik dari orang lain itulah pokok dari segala macam kejahatan di dunia, yang membuat Iblis dikutuk Allah SWT. Artinya, bacalah juga tafsir-tafsir lain dan juga semua ilmu pengetahuan sebagai pembanding pemahaman Anda.

'
Artikel Asli