Loading...
Loading…
Menggelorakan Semangat Ibadah Hingga Akhir Ramadhan

Menggelorakan Semangat Ibadah Hingga Akhir Ramadhan

Muslim | sindonews | Senin, 19 April 2021 - 12:48

Di minggu pertama bulan Ramadhan, biasanya semangat menjalankan ibadah sangat luar biasa. Namun, seiring waktu berjalan, semangat ibadah ini suka mengendur apalagi menjelang akhir-akhir bulan suci ini. Nah, agar semangat ibadah kita tetap membara , ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

Dinukil dari berbagai sumber, inilah tips agar semangat menjalankan ibadah-ibadah di bulan suci Ramadhan ini tetap menggelora usai sebulan penuh nanti. Di antaranya:

1. Selalu perbaharui niat

Tanamkan selalu niat yang ikhlas, ingat akan pahala yang akan kita dapatkan dari menjalankan ibadah tersebut. Jika niatan ikhlas ini selalu dirasakan, tergambarlah pahala dan sifat merasa diawasi oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dengannya, semangat untuk beribadah pun akan terus terjaga.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : "Jika salah seorang dari kalian telah memperindah Islamnya, maka setiap kebaikan yang diamalkannya akan dicatat baginya dengan sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus lipat. Dan setiap kejelekan yang ia kerjakan akan dicatat baginya satu kejelekan semisalnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Mutabaah kepada Rasulullah

Baca Juga :
3 Semangat yang Perlu Dijaga Sepeninggal Ramadhan

Yakni menjalankan ibadah sesuai dengan petunjuk nabi, sesuai dengan tata cara yang beliau ajarkan dan contohkan. Inilah yang dimaksud dengan mutabaah dan akan meningkatkan semangat dalam beribadah. Dengan mutabaah pula, ibadah tak akan lagi dilakukan dengan memberatkan diri atau takalluf.

Nabiyullah Shallallahualaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya agama ini mudah. Tidak ada orang yang bersikap keras dengannya, kecuali akan terkalahkan." (HR.Bukhari).

3. Laksanakan ibadah secara berkelanjutan meski hanya sedikit

Amalan yang sedikit namun dikerjakan secara konsisten, lebih utama dari amalan banyak namun tak rutin. Sebagaimana hadits dari Aisyah radhiyallahu anha, Rasulullah bersabda, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinyu dikerjakan, meskipun sedikit." (HR. Muslim).

Meski hanya sanggup mengerjakan amalan yang sedikit, jika dikerjakan secara rutin maka lebih baik dari pada amalan banyak namun ditinggalkan di tengah jalan. Dengan melanggengkan ibadah, tentu semangat pun akan lebih maksimal.

4. Amalkan ibadah yang beragam

Agar terus semangat beribadah, hindari amalan yang monoton. Pilihlah yang lainnya yang beragam. Tidak hanya fokus shalat malam, namun juga bertadarus AL Quran. Bukan hanya tilawah AL Quran, namun juga bersedekah harian. Dan lain-lainnya.

Baca Juga :
Keutamaan Menghidupkan Malam Terakhir Bulan Ramadhan

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan bahwa seseorang akan dipanggil sesuai ibadah yang ia tekuni. Namun kemudian Abu Bakr bertanya, "Apakah ada seseorang yang dipanggil dari seluruh pintu?" Rasulullah menjawab, "Ya, dan aku berharap engkau termasuk mereka, wahai Abu Bakar." (HR. Bukhari dan Muslim).

5. Utamakan yang Wajib

Kadang kala seseorang sangat bersemangat dalam suatu amalan sunnah, namun lalai dalam ibadah wajib. Hal ini tentu sebuah kekeliruan besar. Sebab dengan mengutamakan ibadah wajib, maka akan muncul semangat untuk melakukan ibadah sunnah.

Dalam hadis qudsi, Rasulullah bersabda bahwasanya Allah berfirman, ".. Dan tidaklah ada seorang hamba yang mendekatkan dirinya kepada-Ku, dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada amalan yang Aku wajibkan kepadanya." (HR. Al Bukhari).

6. Tuntut ilmu agama

Seseorang yang berilmu, akan makin bersemangat dalam beribadah. Selain itu, ilmu agama juga akan membuat hati lebih terikat dengan Allah yang dengannya makin giatlah diri untuk melakukan suatu amalan. Hal ini sebagaimana yang dilakukan para sahabat nabi.

Ibnu Masud pernah berkata kepada para tabiin, "Kalian itu lebih banyak puasanya dibandingkan para sahabat Muhammad, tapi mereka tetap lebih baik dari kalian." Mereka lalu bertanya, "Mengapa demikian? Apa sebabnya?" Ibnu Masud menjawab, "Mereka (para sahabat) lebih zuhud kepada dunia dan lebih berharap kepada akhirat daripada kalian." Perasaan zuhud ini lantaran mereka lebih paham perihal agama. Dengannya, muncullah semangat untuk selalu beribadah.

Wallahu A'lam

Original Source