Jadi Tersangka, Musisi Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Kriminal | jawapos | Published at Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:00
Jadi Tersangka, Musisi Ardhito Pramono Ajukan Permohonan Rehabilitasi

JawaPos.com - Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo mengaku keluarga dari musisi Ardhito Pramono telah mengajukan permohonan rehabilitasi. Adapun musisi Ardhito Pramono telah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian karena dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ganja.

"Betul keluarga telah mengajukan rehabilitasi," ujar Danang saat dikonfirmasi, Sabtu (15/1).

Diketahui, Ardhito Pramono merupakan penyanyi dan pemain film berusia 26 tahun. Sejumlah film yang pernah diperankannya adalah NKCTHI, Story of Kale, dan terbaru Dear Nathan Thank You Salma.

Puluhan lagu juga sudah dihasilkannya dan menjadi hits. Beberapa lagu yang ditulis dan dinyanyikan Ardhito Pramono di antaranya "Sudah", "Bitterlove", "Fine Today", "Here We Go Again".

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan bahwa Ardhito Pramono telah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan narkoba jenis ganja. Zulpan menyebut penetapan itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Yang bersangkutan saat ini sudah menjadi tersangka terkait kepemilikan narkotika jenis ganja. Didapat dengan cara membeli kepada seseorang yang kini masih dalam pengejaran dan jadi DPO," ujar Zulpan.

Zulpan menjelaskan bahwa Ardhito Pramono ditangkap di kediamannya, daerah Klender, Jakarta Timur, pada Rabu, 12 Januari 2022, sekra pukul 02.00 WIB. Polisi, kata dia, mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada penyalahgunaan narkoba jenis ganja oleh Ardhito.

Berawal dari kawasan Kebon Jeruk, Zulpan mengatakan penyidik mengikuti Ardhito hingga ke rumahnya. Saat ditangkap, Ardhito tengah menggunakan ganja.

Polisi menyita dua paket klip ganja dengan berat 4,8 gram, satu bungkus kertas papir, 21 pil Alprazolam yang disertai resep dokter, serta satu telepon seluler milik Ardhito.

Polisi menjerat Ardhito Pramono dengan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara 4 tahun. Polisi juga telah menahan Ardhito di Kantor Kepolisian Resor Jakarta Barat.

Artikel Asli