Tak Punya Pekerjaan, Pria Ini Rela Jadi Joki Vaksin untuk 15 Orang

Kriminal | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 13:53
Tak Punya Pekerjaan, Pria Ini Rela Jadi Joki Vaksin untuk 15 Orang

JawaPos.com Kasus joki vaksin di Semarang bukanlah yang pertama. Sebelumnya, kasus serupa terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Pelakunya Abdul Rahim, warga Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka.

Saat diperiksa polisi, Abdul mengaku sudah tiga bulan menjadi joki vaksin. Selama rentang waktu tersebut, ada 15 orang yang memanfaatkan jasa Abdul. Bayaran yang diterima bervariasi, mulai Rp 100 ribu sampai Rp 800 ribu per orang.

Dia jadi joki untuk memenuhi kebutuhan karena tak ada pekerjaan, terang Kasatreskrim Polres Pinrang AKP Deki Marizaldi, seperti dilansir FAJAR .

Abdul mengaku sudah 17 kali menerima suntikan vaksin. Ada dosis pertama dan kedua, ada juga yang dosis pertama saja. Namun, Deki tidak menjelaskan mengapa petugas vaksinasi tidak mengetahui jika Abdul bukanlah orang yang wajahnya terdapat dalam KTP.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pinrang Dyah Puspita Dewi menjelaskan, Dinkes Sulsel telah mengambil sampel darah dan urine Abdul Rahim. Namun, menurut Dewi, hasil pemeriksaan hanya bisa dibaca atau diketahui oleh tim pemeriksa yang ditugaskan. Yang pasti, Abdul kini terancam dibui setahun. Karena ancamannya hanya satu tahun, Abdul tidak ditahan. Dia hanya dikenai wajib lapor.

Artikel Asli