Ditahan Kasus Ilegal Akses, Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan

Kriminal | jawapos | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 10:28
Ditahan Kasus Ilegal Akses, Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan

JawaPos.com Dokter Richard Lee mengajukan penangguhan penahanan kepada penyidik Polda Metro Jaya. Dia diketahui telah ditahan untuk 20 hari ke depan dalam kasus ilegal akses.

Richard Lee kooperatif kok dan itu hanya beberapa hari aja dan kita udah bikin surat penangguhan penahanan, kata pengacara Richard, Razman Arif Nasution saat dihubungi, Selasa (28/12).

Razman mengaku Richard Lee telah dijemput pihak kejaksaan di rumahnya di Palembang. Richard dikenakan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya.

Bukan ditahan ini diluruskan ya, tapi pelimpahan berkas. Jadi kejaksaan untuk P21 tahap 2, nah itu memang prosedurnya seperti itu (penahanan sementara), jelas Razman.

Sebelumnya, Richard Lee juga sempat diamankan Polda Metro Jaya, namun penahanannya sempat ditangguhkan. Kabar penangkapan tersebut diketahui publik lewat unggahan video Instagram Reni Effendi, istrinya. Dalam video itu tampak dokter Richard memberontak tidak mau dibawa keluar dari rumahnya untuk dibawa sejumlah petugas. Ia bahkan sempat beralasan mau ke toilet tapi sejumlah petugas tetap membawanya.

Reni Effendi tampak panik meminta Richard Lee jangan dibawa terlebih dahulu. Jangan ditangkap, nanti dulu pak. Jangan dulu. Suami saya ditangkap alasannya apa? Kenapa pak? Bapak enggak jelasin, kata Reni Effendi sambil menangis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya saat itu Kombes Pol Yusri Yunus memastikan penangkapan ini tidak terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh artis Kartika Putri. Melainkan Richard ditangkap dalam kasus ilegal akses dan penghilangan barang bukti.

Perlu saya luruskan perkara pencemaran nama baik yang dilaporkan KP (Kartika Putri) ini berbeda dengan upaya hukum ilegal akses dan pencurian barang bukti, kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/8).

Yusri menjelaskan, berdasar hasil penyelidikan Richard terbukti melakukan ilegal akses terhadap akun media sosial miliknya yang telah disita oleh penyidik sebagai barang bukti. Setelah mengakses secara ilegal, Richard juga menghapus beberapa barang bukti di dalam akun.

Artikel Asli