Anak Panti Diperkosa dan Dianiaya, Bareskrim Polri Kirim Tim ke Malang

Kriminal | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 09:16
Anak Panti Diperkosa dan Dianiaya, Bareskrim Polri Kirim Tim ke Malang

JawaPos.com Bareskrim Polri turun tangan dalam kasus dugaan pemerkosaan dan penganiayaan kepada anak panti asuhan di Kota Malang, Jawa Timur. Bareskrim turut mengirim tim setelah menerima permintaan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim bersama penyidik PPA Ditreskrimum Polda Jawa Timur melakukan asistensi kepada penyidik Polresta Malang, kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Kamis (25/11).

Andi menuturkan, pengusutan kasus tetap dilakukan di Polresta Malang Kota. Bareskrim dan Polda hanya turut serta mrmbantu proses penyelidikan agar segera tuntas.

Cukup komunikasi antar penyidik, kan para tersangka sudah diamankan dan proses penyidikannya berjalan, imbuhnya.

Sebelumnya, Mentik (nama rekaan), 13, bocah putri penghuni salah satu panti asuhan di Kecamatan Blimbing Kamis sore (18/11) diduga jadi korban perkosaan yang dilakukan YG, 18. Kasus ini langsung viral karena aksi bengis para remaja putri atau anak baru gede (ABG) berinisial A, R, A, D, Y, A, dan A terhadap Mentik diunggah di video.

Dalam video berdurasi 2 menit 29 detik tersebut, para penyiksa seperti tidak punya hati. Bahkan aksinya melebihi hewan. Bocah yang masih duduk di kelas 6 SD swasta tersebut jadi sansak hidup. Bocah yang masih lugu itu dipukul ramai-ramai, ditendang kepalanya hingga berdarah-darah.

Sesekali sandal pelaku mampir di wajah dan kepala korban. Darah bercucuran melumuri wajah korban. Bukannya rasa iba dari para pelaku bar-bar itu, mereka justru tertawa-tawa. Lebih miris lagi, mereka tanpa ada belas kasihan meminta korban untuk foto bareng dengan kondisi wajah masih bengap berlumuran darah. Foto tersebut juga diunggah di media sosial oleh para pelaku.

Artikel Asli