Aniaya Murid Hingga Mati, Guru Dijerat Pasal Berlapis

Kriminal | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 15:36
Aniaya Murid Hingga Mati, Guru Dijerat Pasal Berlapis

JawaPos.com Kepolisian Resor Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjerat guru berinisial SK dengan pasal berlapis usai menganiaya muridnya, MM, 13, sehingga meninggal dunia, dikutip dari Antara .

Setelah mendapatkan kesaksian dan barang bukti visum dan kayu yang digunakan tersangka kemudian dijerat dengan pasal berlapis, kata Kapolres Alor AKBP Agustinus Chrismast saat dihubungi dari Kupang, Kamis (11/11).

Agustinus menyebutkan bahwa pasal yang dikenakan kepada tersangka yakni pasal 80 ayat 1 juncto pasal 76 C, KUHP dengan ancaman hukuman tiga tahun enam bulan.

Selain itu pasal 351 ayat 1 KUHP junto pasal 65 ayat 1 dengan ancaman kurungan dua tahun delapan bulan, ujarnya.

Kini, SK sudah ditahan dan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku sering melakukan tindakan kekerasan kepada para muridnya.

Sebelumnya seorang siswa kelas VII SMP Negeri Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, NTT yakni MM meregang nyawa di RSUD Kalabahi pada 26 Oktober 2021 lalu sekitar pukul 10.00 WITA.

Korban MM meninggal diduga akibat penganiayaan yang dilakukan oleh gurunya yakni SK, 33. Korban MM dianiaya dalam ruang kelas oleh SK karena tidak membawa fotokopi modul Bahasa Inggris sebagai bidang studi yang diasuh oleh SK.

Kejadian penganiayaan tersebut terjadi 16 Oktober 2021. Kala itu korban dipukul dengan tangan di bagian atas kepala oleh tersangka dan juga mendapat kekerasan ditendang dan dipukul menggunakan bambu di kaki.

Korban kemudian mengalami sakit panas tinggi dan berobat di Puskesmas Lantoka, tapi karena kondisinya terus menurun sehingga korban kemudian dirujuk ke RSUD Kalabahi pada 25 Oktober 2021.

Setelah dirujuk, nyawa bocah berusia 13 tahun tersebut tidak terselamatkan dan meninggal dunia pada keesokan harinya.

Artikel Asli