Kasus Polisi Banting Mahasiswa, DPR Minta Polri Introspeksi

jawapos | Kriminal | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:39
Kasus Polisi Banting Mahasiswa, DPR Minta Polri Introspeksi

JawaPos.com Anggota Komisi III DPR Hinca Pandjaitan menyesalkan ulah seorang anggota polisi yang membanting mahasiswa saat membubarkan aksi ujuk rasa di depan Kantor Bupati Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10) kemarin.

Karena itu, Hinca mengharapkan Polri dapat melakukan introspeksi kejadian tersebut. Pasalnya kejadian itu sangat bertolak belakang dengan keinginan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit yang memerintahkan anggota Polri harus mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat.

Oleh karena itu apa yang terjadi kemarin viral disaksikan banyak masyarakat, saya kira ini menjadi introspeksi yang dalam pada Polri agar tetap kembali kepada semangat Presisi yang menjadi tagline Kapolri, ujar Hinca kepada wartawan, Kamis (14/10).

Legislator Partai Demokrat ini ini polisi dalam setiap tugasnya termasuk pengawalan terhadap aksi ujuk rasa harus mengedepankan sikap humanis. Jangan sampai aksi unjuk rasa yang dijamin konstitusi dicederai oleh oknum polisi yang bertindak represif.

Tidak ada lagi banting membanting, tidak ada lagi represif, yang ada humanis, karena itu yang memang dijanjikan Pak Sigit. Oleh karena itu kami minta semua jajaran polri mulai dari pusat ke daerah menangani soal-soal demonstrasi, menyampaikan gagasan, pikiran dihadapi dengan humanis, jangan sampai ada yang terciderai apalagi sampai fisik, katanya.

Hinca berharap kejadian tersebut tidak lagi terulang di kemudian hari. Selanjutnya Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo bisa menegakan aturan kepada polisi-polisi yang tidak menaati instruksi Kapolri Sigit ini.

Pak Sambo dirpropamnya punya tanggung jawab disitu, untuk menegakkan aturan internal mereka agar kejadian ini tidak terulang lagi, kan sudah ada divisi propamnya jadi tugas mereka, kita minta Pak Sambo juga melakukan tugasnya, ungkapnya.

Seperti diketahui, Faris dibanting oleh Brigadir NP saat ikut berunjukrasa di depan kantor Bupati Tangerang, saat rapat paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-389 Kabupaten Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Saat itu, mahasiswa berdemo menuntut pembatasan jam operasional angkutan tambang. Video saat ia dibanting viral di media sosial. Dalam video terlihat, Faris tidak bergerak usai dibanting oleh polisi tersebut.

Dua polisi yang memakai rompi satlantas kemudian mencoba membangunkan Faris, namun ia justru kejang-kejang. Terlihat polisi dan sejumlah warga panik saat mencoba membangunkannya.

Artikel Asli