Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Buntu, Bareskrim Kirim Tim Khusus

jawapos | Kriminal | Published at 15/09/2021 08:48
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Buntu, Bareskrim Kirim Tim Khusus

JawaPos.com Kasus pembunuhan ibu dan anak berinisial TH, 55, dan AMR, 23, di Subang, Jawa Barat belum juga menemui titik terang. Sampai saat ini, polisi belum menangkap pembunuhnya.

Melihat kasus tersebut mandek, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri langsung turun tangan membantu penyelidikan. Tim khusus telah dikirim untuk membantu mengungkap kasus.

Tim assistensi dari Bareskrim sudah di sana untuk membantu penyelidikan, kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Rabu (15/9).

Tim khusus dari Bareskrim akan melakukan analisa seluruh informasi yang diperoleh penyidik Polda Jawa Barat. Diharapkan bisa segera ditemukan titik terang dalam kasus tersebut.

Kami analisis semua informasi yang sudah diperoleh oleh Polres Subang dan Polda Jabar, jelas Andi.

Sebelumnya, pembunuhan kepada TH, 55, dan AMR, 23 terjadi pada Rabu (18/8) pagi. Dua korban ditemukan tidak bernyawa di bagasi sebuah mobil di rumahnya di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Awalnya, dua sosok ibu dan anak yang tak bernyawa itu ditemukan oleh sang suami. Saat itu, sang suami terkejut dengan kondisi rumah yang sudah berantakan.

Penyidik Polres Subang menduga pelaku pembunuhan ibu dan anak yang ditemukan dalam bagasi Alphard, bermotif sakit hati. Fakta ini diketahui berdasarkan olah TKP dan tidak ada barang-barang berharga milik korban yang hilang.

Hal itu sekaligus menggugurkan dugaan pencurian atau perampokan. Akan tetapi, polisi hingga kini masih mencari keberadaan telepon selular AMR.

Dari hasil olah TKP tak ada barang korban yang hilang, kecuali HP anak perempuannya yang masih terus kita cari, ungkap Kapolres Subang AKBP Sumarni, Kamis (19/8).

Dugaan kuat lainnya adalah bahwa antara pelaku dan korban sudah saling kenal. Itu didasarkan pada tidak adanya kerusakan pada jendela maupun pintu rumah korban. Baik di bagian depan maupun bagian depan.

Artikel Asli