Dugaan Korupsi SMKN 7 Tangsel, KPK Periksa PNS Pemprov Banten

jawapos | Kriminal | Published at 13/09/2021 11:27
Dugaan Korupsi SMKN 7 Tangsel, KPK Periksa PNS Pemprov Banten

JawaPos.com Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017. Pendalaman ini dilakukan kepada Endang Saprudin yang merupakan PNS Pemprov Banten selaku Panitia Penerima Hasil Pekerjaan Tahun Anggaran 2017; dan Endang Suherman selaku Honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten /Staf PPID.

Hari ini (13/9) bertempat di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, Tim Penyidik mengagendakan pemangilan saksi-saksi, kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (13/9).

KPK mengakui pihaknya sedang melakukan penyidikan terkait pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017. Dalam penyidikan, KPK diduga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

Saat ini, KPK memulai penyidikan baru dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah untuk pembangunan SMKN 7 Tangerang Selatan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tahun Anggaran 2017, ujar Ali.

Disinyalir dalam proses penyidikan ini, lembaga antirasuah telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Tetapi tidak bisa membeberkan secara rinci, siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan konstruksi perkara tersebut.

KPK belum dapat menginformasikan secara menyeluruh konstruksi perkaranya dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tegas Ali.

Ia mengatakan, penyampaian informasi dan pengumuman secara lengkap, akan dilakukan pada saat upaya paksa penangkapan dana atau penahanan dilakukan.

KPK nantinya akan selalu menyampaikan kepada publik setiap perkembangan penanganan perkara ini dan kami berharap publik untuk juga turut mengawasinya, pungkas Ali.

Artikel Asli