Adik Ratu Atut Akan Jalani Sidang Kasus Suap Keluar Lapas Pekan Depan

Kriminal | jawapos | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:23
Adik Ratu Atut Akan Jalani Sidang Kasus Suap Keluar Lapas Pekan Depan

JawaPos.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara Tubagus Chaeri Wardana (TCW) alias Wawan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (31/8) kemarin. Adik kandung dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu akan menjalani sidang pembacaan dakwaan dalam kasus dugaan suap perizinan dan fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung pada Senin (6/9) mendatang.

Terdakwa TCW tersebut tidak dilakukan penahanan dan masih tetap berada di Lapas Sukamiskin Bandung karena sedang menjalani pidana dalam berbagai perkara sebelumnya, kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (1/9).

Wawan kini telah menjadi penghuni Lapas Sukamiskin sejak 17 Maret 2015 untuk menjalani hukuman pidana 7 tahun penjara, dalam kasus suap penanganan sengketa Pilkada Kabupaten Lebak Tahun 2013 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Tak hanya itu, suami dari mantan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany ini juga menjalani pidana penjara, terkait perkara korupsi pengadaan alat kesehatan di Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Provinsi Banten. Dia telah divonis selama 5 tahun penjara berdasarkan putusan pada tingkat kasasi.

Lantas pada 16 Oktober 2019, Wawan kembali menyandang sebagai tersangka KPK. Wawan diduga telah memberikan mobil Toyota Kijang Innova kepada Deddy Handoko yang saat itu menjabat sebagai Kepala Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pemberian hadiah itu terkait kemudahan izin keluar lapas yang diberikan Dedi kepada Wawan baik berupa Izin Luar Biasa (ILB) maupun izin berobat, dengan total izin pada tahun 2016 sampai dengan 2018 sebanyak 36 kali.

Wawan disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Artikel Asli