P2G Minta Korban Tidak Usah Dinikahkan dengan Anak Anggota DPRD Bekasi

Kriminal | jawapos | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 12:08
P2G Minta Korban Tidak Usah Dinikahkan dengan Anak Anggota DPRD Bekasi

JawaPos.com – Kasus pemerkosaan terjadi pada anak dibawah umur berusia 15 tahun yang dilakukan oleh AT (21). Diketahui pelaku merupakan anak dari anggota DPRD Bekasi.

Rencananya, AT siap bertanggungjawab atas tindakannya dengan melangsungkan pernikahan dengan korban. Akan tetapi, hal ini dinilai tidak bisa menjadi jalan keluar dari kasus tersebut.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim menuturkan bahwa proses hukum harus terus berjalan. Korban juga diimbau untuk tidak menuruti ajakan pelaku.

“Betul (tidak usah dinikahkan). Menikahkan anak tersebut karena ada kasus seperti ini, ini kan seolah-olah memaksakan,” terang dia ketika dihubungi JawaPos.com , Jumat (28/5).

Ia juga berharap agar ada perlindungan hukum dan pendampingan pada kasus tersebut. Pasalnya, kasus ini tentu membuat tekanan psikologis anak dan membuat emosinya tidak stabil.

“Anak ini justru harus dilindungi oleh negara dan jangan sampai hak-hak dasarnya sebagai anak dan siswi ini tidak dilanggar,” ujarnya.

Selain proses hukum yang harus tetap berjalan, pihak pelaku juga perlu untuk mengganti kerugian kepada korban. Hal itu dilakukan tentu sesudah pengadilan menentukan pidana untuk pelaku. “Tidak usah dinikahkan dan saya rasa pihak laki-laki juga perlu memberikan ganti rugi secara materiil,” tutupnya.

Artikel Asli