Divonis 8 Bulan Penjara, Rizieq Shihab Bisa Bebas Murni 12 Agustus

Kriminal | jawapos | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 11:10
Divonis 8 Bulan Penjara, Rizieq Shihab Bisa Bebas Murni 12 Agustus

JawaPos.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur telah menjatuhkan vonis 8 bulan kepada mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Meskipun mendapat vonis ringan, Rizieq tetap menjalani penahanan di dalam penjara.

“Memerintahkan terdakwa tetap berada di dalam tahanan,” kata Hakim Ketua Suparman Nyompa saat membacakan putusan dalam persidangan.

Saat dijatuhkan vonis tersebut, maka masa penahanan Rizieq hanya menyisakan sekitar 2,5 bulan. Dia diketahui sudah ditahan sejak 12 Desember 2020. Sehingga bisa bebas murni pada 12 Agustus 2021.

Majelis Hakim menilai Rizieq bersama 5 terdakwa lainnya terbukti bersalah dan meyakinkan melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan tidak mematuhi penyelenggaraan karantina kesehatan. Hal itu sesuai dengan Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 yang sudah menjadi pandemi,” imbuh Suparman.

Sedangkan hal yang meringankan yakni terdakwa memberi keterangan secara jujur sehingga memudahkan pemeriksaan di persidangan, terdakwa mempunyai tanggungan keluarga dan terdakwa sebagai guru agama islam.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis 8 bulan penjara kepada terdakwa kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Rizieq Shihab. Vonis ini dijatuhkan untuk kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Vonis kepada Rizieq jauh lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 2 tahun. Vonis yang sama juga dijatuhkan untuk terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, danbMaman Suryadi.

“Menyatakan terdakwa Muhammad Rizieq Shihab berserta terdakwa lainnya Haris Ubaidillah, Ahmad Shabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, Maman Suryadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan,” kata Hakim Ketua Suparman Nyompa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5).

“Menjatuhkan pidana atas diri terdakwa Muhammad Rizieq Shihab, terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al-Habsyi, Maman Suryadi dengan pidana penjara masing selama 8 bulan,” imbuhnya.

Majelis Hakim menilai Rizieq dan kawan-kawan tidak terbukti dalam melakukan penghasutan. Mereka hanya terbukti melanggar Pasal 93 Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Artikel Asli