Loading...
Loading…
Saran Ahli Gizi Agar Hidup Sehat dengan Pengendalian Asupan Garam

Saran Ahli Gizi Agar Hidup Sehat dengan Pengendalian Asupan Garam

Kesehatan | jawapos | Sabtu, 09 Januari 2021 - 16:14

JawaPos.com Tak dapat dipungkiri, natrium atau garam dapur memiliki peranan penting yang dibutuhkan tubuh sebagai zat gizi esensial untuk mewujudkan hidup sehat, kuat, dan aktif. Kelebihan maupun kekurangan (defisiensi) natrium berisiko menjadi gangguan kesehatan. Namun, tetap wajib membatasi asupan garam secukupnya.

Jika kelebihan, maka efeknya adalah muncul berbagai penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, gagal jantung, dan lain lain. Jika kekurangan, maka efeknya adalah gangguan fungsi otot dan saraf, gangguan kontrol gula darah, dan lain lain. Nah, sebaiknya bagaimana menyeimbangkan dan mengendalikan asupan garam?

Dalam webinar bersama PT Ajinomoto Indonesia bekerja sama dengan Pergizi Pangan bertema Keamanan dan Manfaat Kesehatan Bumbu dan Penguat Rasa, Serta Strategi Pengendalian Asupan Garam Guna Mewujudkan Hidup Sehat, masyarakat disarankan untuk diet rendah garam. Misalnya dengan mengganti garam dengan bahan atau rempah lainnya yang lebih aman.

Dan asupan nutrisi seimbang yang sangat dibutuhkan di masa pandemi ini, misalnya dengan memilih makanan yang sehat, kata Public Relations Manager Ajinomoto Indonesia Katarina Larasati, dalam Webinar baru-baru ini.

Ahli Gizi Prof Hardinsyah yang juga Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, dan President Federation of Asian Nutrition Societies menjelaskan ada beberapa cara untuk mengendalikan asupan garam. Tentu yang sesuai dengan kebiasaan atau pola konsumsi masyarakat Indonesia.

Menurutnya tak bisa dipungkiri, kebiasaan masyarakat Indonesia dalam membuat masakan memang banyak menggunakan bumbu dan rempah yang memiliki cita rasa tinggi. Sedangkan dalam berbagai bumbu dan rempah itu juga sudah cukup banyak terkandung natrium.

Nah cara yang sesuai jika masakan kita sudah banyak menggunakan berbagai bumbu rempah adalah dengan hanya manambahkan garam dapur dalam jumlah yang sedikit sekali, ujar Prof Hardinsyah, di acara webinar baru-baru ini.

Menurutnya jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi, namun juga ingin diet rendah garam bisa dengan menggunakan bumbu umami seperti MSG. Banyak penelitian di luar negeri seperti di Jepang, menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam.

Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya 1/3 dari kandungan natrium pada garam dapur biasa, katanya.

Jadi, jika tetap ingin makanan yang dikonsumsinya memiliki cita rasa yang tinggi, namun sekaligus ingin diet rendah garam juga, cara ini bisa dilakukan. Dan tetap selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebab kebutuhan setiap gizi seseorang berbeda.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik