Loading...
Loading…
Bukan WHO, Badan Kesehatan WHN Tetapkan Cacar Monyet Jadi Pandemi

Bukan WHO, Badan Kesehatan WHN Tetapkan Cacar Monyet Jadi Pandemi

Kesehatan | jawapos | Senin, 27 Juni 2022 - 19:57

JawaPos.com Badan kesehatan Jaringan Kesehatan Dunia (WHN) menetapkan penyakit monkeypox atau cacar monyet sebagai pandemi setelah Covid-19. Sejauh ini kasus ini sudah menyerang 3.417 orang di 58 negara.

Wabah ini berkembang pesat di berbagai benua dan tidak akan berhenti tanpa tindakan global bersama, kata badan kesehatan itu dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Live Mint, Senin (27/6).

Meski tingkat kematian jauh lebih rendah daripada cacar, badan kesehatan itu mendesak global menghentikan penyebaran yang sedang berlangsung. Menurut WHN jutaan orang bisa terdampak.

WHN mengatakan bahwa tujuan penting dari menyatakan Monkeypox sebagai pandemi adalah untuk mencapai upaya bersama di berbagai negara atau di seluruh dunia untuk mencegah bahaya yang meluas. Mereka ingin agar dunia jangan menunggu penularan lebih jauh.

Waktu terbaik untuk bertindak adalah sekarang. Dengan mengambil tindakan segera, kita dapat mengendalikan wabah dengan sedikit usaha, dan mencegah konsekuensi menjadi lebih buruk, kata WHN.

Pernyataan resmi mengatakan tindakan yang diperlukan sekarang hanya membutuhkan komunikasi publik yang jelas tentang gejala, pengujian yang tersedia secara luas, dan pelacakan kontak dengan sangat karantina. Penundaan malah membuat kasus meluas.

Baca Juga :
Korona COVID 19 Disebut Pandemi, Cegah Penularannya Sedini Mungkin

Penundaan apa pun hanya membuat upaya lebih keras dan konsekuensinya lebih parah, kata Presiden Institut Sistem Kompleks New England dan salah satu pendiri WHN Yaneer Bar-Yam, PhD.

Mereka mendesak WHO perlu segera mendeklarasikan Public Health Emergency of International Concern (PHEIC). Mereka mengkritik WHO bahwa Covid-19 menjadi pelajaran di mana ketika itu WHO tak segera mendeklarasikan PHEIC pada awal Januari 2020.

Situasi itu harus menjadi pelajaran, sejarah tentang apa artinya tindakan terlambat, kata Ahli Epidemiologi dan Ekonom Kesehatan, dan salah satu pendiri WHN Eric Feigl-Ding, PhD.

WHN menilai Monkeypox jauh lebih mudah dihentikan. WHN mendesak tindakan segera oleh CDC dan WHO.

Tindakan dini akan memiliki dampak yang lebih besar dengan intervensi yang lebih kecil. Jika tindakan efektif diambil sekarang, intervensi yang lebih besar dan lebih mengganggu tidak akan diperlukan. Otoritas kesehatan dan pemerintah harus belajar dari kesalahan masa lalu dalam menunda respons, kata pernyataan itu.

Baca Juga :
Marak Bakteri Kebal Obat, WHO Tegaskan Produksi Antibiotik Baru

Apa Itu Cacar Monyet?

Cacar monyet dan cacar berasal dari keluarga virus yang sama, yang disebut Orthopoxvirus. Monkeypox adalah infeksi virus yang berasal dari hewan pengerat dan primata dan ditularkan ke manusia.

Ditemukan di Afrika, sebagian besar di sekitar wilayah hutan hujan tropis tetapi sekarang telah menyebar ke seluruh dunia terutama di negara-negara Barat. Menurut WHO, Monkeypox biasanya muncul secara klinis dengan demam, ruam dan pembengkakan kelenjar getah bening dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi medis. Cacar monyet biasanya merupakan penyakit yang sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung dari 2 hingga 4 minggu.

Original Source