Kemenkes Tegaskan Kasus Kematian Hepatitis Misterius Belum Bertambah

Kesehatan | jawapos | Minggu, 08 Mei 2022 - 09:45
Kemenkes Tegaskan Kasus Kematian Hepatitis Misterius Belum Bertambah

JawaPos.com Kemenkes dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan investigasi kontak untuk mengetahui faktor risiko terhadap 3 kasus kematian akibat hepatitis akut pada anak. Sejauh ini masih tiga kematian anak yang dilaporkan.

Berdasarkan hasil investigasi kontak terhadap kasus yang meninggal dunia, ketiganya datang ke fasilitas kesehatan pada kondisi stadium lanjut. Sehingga, hanya memberikan sedikit waktu bagi tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan pertolongan, kata Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Minggu (8/5).

Pada ketiga kasus itu merupakan anak-anak usia 2 tahun, 8 tahun, dan 11 tahun. Ketiganya negatif Covid-19. Berdasar hasil investigasi didapati bahwa satu kasus memiliki penyakit penyerta.

Tambahan Kasus Suspek dan Dugaan Kematian

Baru-baru ini Jawa Timur juga melaporkan kasus suspek anak dengan hepatitis misterius. Berdasar data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Jawa Timur, minggu 1 hingga minggu 17 Tahun 2022 (per 4 Mei 2022), telah ditemukan 114 kasus suspect jaundice (kuning) akut di 18 kabupaten/kota di Jatim. Pada minggu ke-14 hingga minggu ke-17 cenderung mengalami kenaikan. Sebagai catatan, data SKDR tersebut adalah kasus suspect jaundice (kuning) akut yang dilaporkan dengan usia secara umum (tidak spesifik 16 tahun).

Terbaru, Sabtu (7/5), seorang anak perempuan berusia 7 tahun dilaporkan meninggal dunia karena mengalami dengan gejala serupa di Tulungagung, Jawa Timur. Anak tersebut sempat dirawat intensif di RS swasta dan RSUD dr. Iskak Tulungagung. Namun pasien meninggal dunia.

Untuk yang (Tulungagung) belum (terkonfirmasi) ya, tegas Nadia kepada JawaPos.com, Minggu (8/5).

Harus dilakukan pemeriksaan lengkap dulu untuk memastikannya, tambahnya.

Sejumlah daerah juga sudah mulai melaporkan kasus tetapi belum bisa dipastikan atau belum terkonfirmasi. Salah satunya Jawa Timur.

Iya (kasus suspek di Jatim) dari Januari sampai Mei ya, tegas Madia.

(Daerah) lain sudah melaporkan (kasus suspek) baru ya, tambah Nadia.

Meski begitu ia memastikan sejauh ini belum ada penambahan kasus baru hepatitis misterius. Terkini hanya 3 kematian kasus pada anak.

Penambahan kasus baru belum ada. Yang dilaporkan adalah kasus dengan tanda dan gejala demam kuning. Jadi belum tentu hepatitis akut berat, katanya.

Artikel Asli