Mengenal Risiko Penularan Varian Covid-19 IHU yang Kini Diselidiki WHO

Kesehatan | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 12:52
Mengenal Risiko Penularan Varian Covid-19 IHU yang Kini Diselidiki WHO

JawaPos.com Sebuah varian Covid-19 terbaru muncul di Prancis. Karena ditemukan oleh ilmuwan dan pakar di institut IHU Mediterranee Infection, maka dinamakan varian IHU. Hingga saat ini gejalanya belum disebutkan secara rinci. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga masih menyelidiki varian ini.

Varian itu telah menulari 12 kasus di dekat Marseilles, Prancis, menurut Business Insider . Varian dengan nama ilmiah B.1.640.2 itu dilaporkan memiliki 46 mutasi dalam kombinasi atipikal menurut para peneliti seperti dilansir dari Deseret, Kamis (6/1).

Namun, varian IHU belum ditemukan di negara-negara di luar Prancis. Dan varian ini juga belum diberi label varian yang menjadi perhatian oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Jika suatu hari WHO menganggapnya sebagai salah satu perhatian maka kemungkinan varian itu akaj dinamakan varian Pi sesuai huruf alfabet Yunani berikutnya setelah omicron. WHO menggunakan alfabet Yunani untuk menamai variannya.

Apa saja gejala varian IHU?

Menurut Business Insider , varian tersebut tampaknya lebih mudah menular, dapat menginfeksi lebih banyak orang. Namun tidak jelas apakah varian tersebut memiliki gejala spesifik selain gejala Covid-19 sebelumnya.

Kabar varian IHU menghebohkan pekan ini setelah seorang traveler di Prancis dinyatakan positif varian Covid-19. Seorang ahli epidemiologi terkenal di Prancis Eric Feigl-Ding mengatakan di Twitter bahwa varian akan muncul setiap saat. Sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui lebih jauh mengenai varian IHU tersebut.

Ada banyak varian baru yang ditemukan sepanjang waktu, tetapi itu tidak berarti mereka akan lebih berbahaya, kecuali jika kemampuannya lebih cepat dari virus aslinya, tulisnya.

Menanggapi hal ini, sesuai laporan Forbes, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta masyarakat untuk tidak khawatir tentang varian IHU, juga dikenal sebagai B.1.640.2. Sifatnya sebagian besar masih belum diketahui oleh para peneliti. WHO masih menyelidikinya dan belum menjadi varian yang menjadi perhatian atau VOC.

Artikel Asli