Tanpa Pisau Bedah, Kenali Operasi Wasir dengan Ultrasonic dan RF

Kesehatan | jawapos | Published at Kamis, 11 November 2021 - 14:50
Tanpa Pisau Bedah, Kenali Operasi Wasir dengan Ultrasonic dan RF

JawaPos.com Penyakit wasir memang telah dikenal luas oleh masyarakat. Terlebih, wasir merupakan penyakit yang dapat menyerang segala usia. Namun umumnya lebih sering dialami pada usia produktif.

Wasir sendiri biasa terjadi karena adanya pembengkakan pembuluh darah di usus besar bagian akhir serta dubur atau anus. Pemicunya pun beragam. Mulai dari kebiasan sembelit atau diare yang berlangsung lama, olahraga berlebihan, sering mengangkat beban berat, melahirkan secara normal hingga kebiasaan duduk terlalu lama.

Tapi, wasir tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, terjadi bila keluhan, penderita akan sangat merasa tidak nyaman dan sering mengalami rasa gatal pada anus. Selain itu, banyak kasus disertai munculnya perdarahan lewat anus. Bahkan keluar lendir setelah buang air besar (BAB).

Untuk mengatasi wasir, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan bedah teknologi ultrasonic. Meski melibatkan kata bedah namun, operasi melalui teknik Ultrasonic dan RF (Radio Frequency) dilakukan dengan teknik minimal invasif atau tanpa pisau bedah.

Teknik ini mampu mengatasi wasir dengan teknik minimal invasif atau tanpa pisau bedah, kemampuan penyembuhan yang jauh lebih cepat tanpa rasa sakit akibat pengaruh operasi, luka yang minimal, dan tidak mempergunakan arus listrik karena mempergunakan getaran Ultrasonic, ujar dr. Tony Sukentro, Sp.B, dokter spesialis bedah umum dari ST Wasir Center.

Ia memaparkan, proses operasi dengan teknik Ultrasonic dan RF tidak memerlukan proses penjahitan. Bahkan mengurangi aliran darah ke anus dan membantu hemoroid kempes dengan sendirinya. Proses ini bisa dilakukan untuk menangani semua derajat keparahan satu hingga empat.

Teknik ini tentu berbeda dengan cara konvensional, yang bisa membuat pasien merasa kesakitan cukup lama usai operasi. Bahkan pasien harus menginap di rumah sakit.

Dengan teknik Ultrasonic dan Radio Frequency semua termudahkan dan tidak perlu dilakukan di rumah sakit. Tanpa rawat inap bahkan pasien dapat pulang dan beraktifitas seperti biasa beberapa hari setelah operasi dilakukan, sambungnya.

Artikel Asli